Jual Polybag Murah: Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Budidaya Tanaman Cengkeh Dalam Polybag

Rabu, 12 April 2017

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Budidaya Tanaman Cengkeh Dalam Polybag



Tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum) adalah jenis tanaman komoditas dari keluarga pohon Myrtaceae. Cengkeh merupakan tanaman asli Indonesia. Pada umumnya tanaman cengkeh ini digunakan sebagai bumbu masakan.

Sekarang kita akan membahas bagaimana cara budidaya tanaman cengkeh dalam polybag?? Berikut ini merupakan hal-hal yang harus diperhatikan dalam budidaya tanaman cengkeh dalam polybag:

Syarat Tumbuh :

- Tanaman cengkeh akan tumbuh optimal di daerah tropis.
- Tanaman cengkeh tumbuh pada ketinggian 0-900 meter dpl.
- Tanaman cengkeh dapat tumbuh pada struktur tanah yang gembur
- Membutuhkan curah hujan sebanyak 2.500-3.500 mm/tahun.
- Suhu udara optimal sekitar 22˚C-28˚C.
- Kelembaban udara 60-70%.
   
*Baca Juga : Mudah Dan Praktis Menanam Daun Sirih Dengan Polybag

Persiapan Bibit Cengkeh

Untuk membuat bedengan tempat penyemaian bibit cengkeh, lakukan dengan cara :
- Tanah bedengan dicampur dengan pupuk kandang, dosisnya 20 kg/m2
- Kemudian disterilkan dengan pestisida.
Untuk ukuran bedengan, biasanya dibuat dengan lebar sekitar 1,5 – 2m, dan tinggi sekitar 30 – 50cm dari permukaan tanah.

Bedengan ini harus terlindung dari sinar matahari secara langsung. Media yang digunakan dalam bedengan ini harus gembur, bebas dari penyakit dan tetap lembab. Bibit cengkeh mulai bisa dipindah ke kebun saat usia 3 bulan atau maksimal sampai usia 2 tahun.

Pembibitan di Polybag

Untuk pembibitan cengkeh didalam polybag :
- Untuk benih umur 1 tahun, gunakan polybag ukuran 15 x 20 cm, dengan ketebalan 0,06
- Untuk benih umur 2 tahun, gunakan polybag ukuran 20 x 25 cm, ketebalan 0,08

Jika bibit cengkeh berusia 3–4 bulan, jangan langsung dipindahkan ke kebun, tapi tempatkan dipolybag selama usia 1–2 tahun, dengan jarak antar polibag sekitar 60cm x 60cm - 80cm x 80cm. Dalam masa pembenihan ini kita harus tetap memperhatikan sisi pengairannya, jika dalam 2–3 hari tidak turun hujan, maka benih harus secepatnya disiram. Kita juga harus tetap menjaga tingkat kegemburan dari bedengan tersebut. Selain itu, rerumputan dan tanaman pengganggu harus dicabuti agar tidak mengganggu pertumbuhan pada bibit cengkeh. Dan disertai dengan pemberian pupuk urea dengan dosis ± 30 gram/m². Penggemburan tanah dan pemupukan dilakukan tiap satu bulan sekali.

Saat mengambil benih harus dilakukan secara hati-hati, usahakan pengambilan benih dan tanahnya tidak rusak, setelah itu benih dan tanah bisa dimasukkan ke dalam polybag.

*Baca Juga : Polybag, Media Tanam Terpraktis

Selama didalam polybag, benih disimpan selama 1–2 minggu dan ditaruh di tempat yang teduh sambil disemprot dengan K.O.C 1–2% untuk menahan pertumbuhan jamur pada daun. Akan lebih baik lagi jika disemprot dengan insektisida. Dimana dalam penyimpanan ini dimaksudkan untuk meminimalisir kematian bibit yang akan ditanam di area tanam. Setelah bibit sudah tumbuh normal baru dipindahkan ke area lahan sambil dipotong bagian pucuk (daun muda) yang kering untuk mempercepat pertumbuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar