HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR POLYBAG

Jual Polybag, Pabrik Polybag, Polibag, Distributor Polybag, Supplier Polybag, Polybag Murah, Plastik Polybag, Harga Polybag, Ukuran Polybag, Plastik Polybag, Polybag Tanaman, Polybag Sampah, Kantong Plastik Sampah, Kantong Sampah Medis



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Cara Pengendalian Penyakit Tanaman Apel Dengan Mudah

Jual Plastik Polybag Berkualitas - Lim Corporation

Apel tanaman berasal dari Asia Barat tumbuh optimal diketinggian 700-1200 meter dan tergolong jenis buah tahunan. Tanaman Apel di Indonesia telah ada dan dibudidayakan sejak tahun 1934 tanaman ini memiliki nilai ekonomis tinggi dan sangat baik untuk dikembangkan dan dibudidayakan secara komersial.

Rasa manis serta tekstur daging buah berair dan lembut mengandung berbagai manfaat bagi kesehatan,kaya akan vitamin C dan B yang baik untuk menjaga metabolisme tubuh dan menjaga system pencernaan. Terdapat sentra produksi apel di Indonesia antara lain meliputi;Malang (Batu dan Poncokusumo) dan Pasuruan (Nongkojajar).

Baca Juga:
Tumbuh baik dan optimal ketinggian 700-1200 meter dpl,untuk tumbuh dan berbuah, menginginkan tanah dengan struktur remah dan gembur,serta mempunyai aerasi, penyerapan air yang gembur dan kaya bahan organik dengan jenis tanah Latosol, Andosol dan Regosol. Curah hujan ideal 1000-2600 mm dalam setahun terdapat 6-7 bulan basah dan 3-4 bulan kering. Tanaman apel membutuhkan cahaya matahari yang cukup antara 50-60% setiap harinya, terutama pada saat pembungaan.Suhu Ideal untuk pertumbuhan (16˚C-27 ˚C). Kelembapan tanah 75-85% dan Toleran terhadap pH 5,5-6,5.

Jenis Penyakit Tanaman Apel

Adapun jenis penyakit tanaman apel yang diantaranya yaitu:

1. Penyakit Embun Tepung

Jenis penyakit ini memiliki penamaan ilmiah Powdery Mildew  yang disebabkan Padosphaera leucotich Salm. Penyakit ini menimbulkan gejala pada pada daun atas tampak putih, tunas tidak normal, kerdil dan tidak berbuah dan pada buah berwarna coklat serta berkutil coklat. Pengendalian untuk jenis penyakit ini dengan memotong tunas atau bagian yang sakit dan dibakar,atau bila perlu dilakukan pemyemprotan fungisida Nimrod 250 EC 2,5-5 cc/10 liter air (500liter/Ha) setelah perompesan hingga tunas berumur sekitar 4-5 minggu dengan interval 5-7 hari.

2. Penyakit Bercak Daun

Jenis penyakit ini memiliki penamaan ilmiah Marssonina coronaria J.J. Davis,penyakit ini menimbulkan gejala pada pada daun umur 4-6 minggu setelah perompesan terlihat bercak putih tidak teratur, berwarna coklat, permukaan atas timbul titik hitam, dimulai dari daun tua, daun muda hingga seluruh bagian gugur.

Pengendalian untuk jenis penyakit ini dengan pengaturan jarak tanam apel tidak terlalu rapat dan bagian yang terserang diambil,selanjutnya dikumpulkan untuk dibaka atau bila tingkat perkembangkan penyakit ini dirasa,cukup berbahaya lakukan upaya penyemprotan dengan mengunakan jenis fungisida Agrisan 60 WP 2 gram/liter air, dosis 1000-2000 gram/ha sejak 10 hari setelah rompes dengan interval 1 minggu sebanyak 10 aplikasi atau Delseme MX 200 2 gram/liter air, Henlate 0,5 gram/liter air sejak umur 4 hari setelah rompes dengan interval 7 hari hingga 4 minggu


3. Penyakit Kanker

Penyakit ini sering disebabkan oleh berkembangnya cendawan Botryosphaeria Sp,penyakit ini menimbulkan gejala menyerang batang atau cabang (busuk, warna coklat kehitaman, terkadang mengeluarkan cairan), dan buah (becak kecil warna cokelat muda, busuk, mengelembung, berair dan warna buah pucat.

Pengendalian untuk jenis penyakit ini dengan tidak memanen buah terlalu masak, mengurangi kelembapan kebun, membuang bagian yang sakit, pengerokkan batang yang sakit lalu diolesi fungisida Difolatan 4 F 100 cc/10 liter air atau Copper Sandoz dan Disemprot Benomyl 0,5 gram/liter air, Antracol 70 WP 2 gram/liter air.

4. Busuk Buah (Gloeosporium Sp)

Gejala: bercak kecil cokelat dan bintik-bintik hitam berubah menjadi orange. Pengendalian: tidak memetik buah terlalu masak ataupun pencelupan dengan Benomyl 0,5 gram/liter air sebagai mencegah penyakit pada penyimpanan.

5. Busuk Akar (Aemiliiaria melae)

Gejala: menjerang tanaman apel pada daerah dingin basah, ditandai dengan layu daun, gugur, dan kulit akar membusuk. Pengendalian: dengan eradifikasi, yakni membongkar/mencabut tanaman yang terserang beserta akar-akarnya, bekas lubang tidak ditanami minimal 1 tahun.

Jual Plastik Polybag Berkualitas
* Ingin info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service :
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan :
– Barang TIDAK READY STOCK, kami hanya melayani pemesanan, ukuran tergantung permintaan
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Pengendalian Penyakit Tanaman Apel Dengan Mudah"

Posting Komentar