Jual Polybag Murah: Musim Hujan Bukan Halauan Untuk Bertanam Cabe

Selasa, 17 Januari 2017

Musim Hujan Bukan Halauan Untuk Bertanam Cabe

Bertanam cabe di musim hujan membutuhkan tehnik budidaya yang lebih intensif dibanding bila kita menanam cabe pada musim kemarau. Cabe sendiri termasuk juga tanaman yg tidak tahan kekeringan, namun juga tak tahan pada genangan air. Air dibutuhkan dalam jumlah yang cukup, tak terlalu berlebih atau kekurangan. Untuk menghadapi supaya tanaman cabe tak terancam tidak berhasil akibat keunggulan air pada musim hujan, banyak hal yang butuh di perhatikan diantaranya :


1. Perbaikan saluran pembuangan air. Supaya air tak digenangi di sekitaran pertanaman cabe ketika musim hujan, jadi saluran pembuangan air butuh diperbaiki, hingga air bisa mengalir dengan lancar. Saluran pembuangan air yg tidak lancar dapat juga menyebabkan mengembangnya hama serta penyakit tanaman cabe.

2. Pembuatan bedengan tanaman yang lebih tinggi. Pada musim kemarau tinggi bedengan umumnya cukup s/d 50 cm, tetapi ketika musim hujan bedengan tanaman butuh di buat lebih tinggi. Tinggi bedengan bisa di buat jadi 60 – 70 cm. Hal semacam ini ditujukan untuk kurangi kelembapan tanah akibat banyak air di musim hujan.

3. Penyusunan jarak tanam yang lebih lebar. Petani yang telah memiliki pengalaman pada musim hujan, umumnya mengatur jarak tanam jadi 60 x 70 cm dengan pola zig-zag/segitiga. Dengan jarak tanam yang lebar sinar matahari bisa leluasa masuk ke sekitaran tanaman cabe, hingga kelembapan hawa yang tinggi bisa dikurangi. Walau jumlah populasi tanaman cabe jadi menyusut, tetapi bisa memudahkan pemeliharaan tanaman serta memberi iklim mikro yang tambah baik.
#Baca juga  Bertanam Sayuran Organik dalam Polybag.

4. Pemakaian mulsa plastik hitam perak. Untuk mengontrol kelembapan tanah dan kurangi penyebaran penyakit lantaran percikan tanah yang terserang hujan jadi diusahakan lewat pemakaian mulsa plastik hitam perak.

5. Pemantauan perubahan OPT dengan cara intensif. Perubahan OPT baik hama ataupun penyakit amat cepat pada musim hujan lantaran cuaca yang mensupport perubahannya. Oleh karenanya susunlah pemantauan perubahan OPT ini mulai sejak awal untuk menghadapi serta mengatur OPT dengan cara intensif terpadu.

6. Pembersihan sekitaran areal pertanaman dari rerumputan liar, gulma atau tanaman lainya yang dapat jadi inang/tempat hidup sesaat untuk hama/penyakit.

7. Memakai pestisida dengan bahan perekat serta perata untuk mengatur hama/penyakit. Pemakaian bahan perekat serta perata seperti Agristic yang digabungkan dengan pestisida mengakibatkan pemakaian pestisida lebih efektif lantaran tak gampang tercuci oleh air hujan dengan intensitas tinggi. Untuk pemakaian bahan perekat perata yang lain bisa digunakan dengan referensi petugas tehnis atau penyuluh pertanian setempat.
# Baca juga 3 Jenis Polybag Tanaman Paling Unggul.

8. Memakai naungan plastik/paranet sebagai pelindung tanaman. Untuk kurangi terpaan air hujan dengan intensitas tinggi, anda dapat memakai naungan plastik atau paranet. Pemakaian naungan plastik dapat berupa tempat tinggal plastik simpel (green house) ataupun berupa naungan memanjang selama bedengan tanaman. Dalam soal pemakaian naungan plastik/paranet ini sudah pasti terlebih dulu anda mesti mempertimbangkan terlebih dulu untung rugi dari sisi pembiayaanya.

Demikianlah sedikit panduan cara bertanam cabai agar berhasil panen dengan hasil yang melimpah, semoga bermanfaat.......
# Dapatkan info pertanian dan perkebunan terupdate dan terlengkap klik DISINI.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar