Jual Polybag Murah

Minggu, 18 Juni 2017

Budidaya Ganyong dengan Mudah di Polybag Sebagai Pengganti Nasi



Anda tau Ganyong??? Ganyong ialah sejenis tanaman yang menghasilkan umbi yang lumayan terkenal, tetapi keberadaannya makin terancam sebab tak banyak masyarakat yang membudidayakan serta mengonsumsinya. Umbi ganyong ini memiliki kandungan pati, walaupun tak setara banyaknya dengan ubi jalar.

1. Waktu Tanam & Pembibitan

Langkah penanaman lebih baik dikerjakan ketika akan musim hujan. Bibit yang dipakai ialah umbi rizoma dan sudah mendekati ukuran umumnya yang mempunyai 1-2 mata tunas. Keperluan bibit yang dibutuhkan guna area seluas 1 hektar dibutuhkan sekitar 2 ton bibit.

2. Pengolahan Tanah

Guna menjaga perkembangan umbi bisa tehambat, lebih baik dikerjakan olah tanah yang dimaksudkan guna membuat tanah gembur serta memberantas sisa tumbuhan dari penanaman sebelumnya.
Pengolahan area lahan lebih baik dikerjakan ketika musim kemarau datang, sebab ketika itu ialah waktu yang baik sebab panas dapat mematikan investasi hama serta gulma yang terdapat pada lahan.
Kemudian tanah dibuatkan bedengan selebar 120 cm dan tinggnya sekitar 25-30 cm, panjangnya cuma menyelaraskan saja dengan panjang pada lahan, jarak antara bedengan berkisar 30-50 cm.
#Baca juga 4 Cara Termudah Budidaya Pala, Supaya Panen Melimpah Ruah!

3. Penanaman Tanaman

Sebelum proses tanam lebih baik bedengan dikasih pupuk kandang sekitar 20-30 ton/ha. Langkah penanaman dikerjakan memakai cara umbi bibit ditanam ke dalam lubang tanam menggunakan jarak antar lubang tanam sekitar 40 x 70 cm, yakni jarak antar tumbuhan serta jarak antara tiap barisan.

4. Perawatan & Pemeliharaan

Tumbuhan ini amat gampang pemeliharaanya daripada tanaman untuk budidaya lainnya. Ganyong tidak memerlukan air serta pupuk yang banyak, jadi sistem drainase serta pemberian pupuk dapat dioptimalkan.
Untuk memperoleh hasil yang memuaskan, ganyong hanya dikerjakan langkah pembumbunan saja supaya bentuk umbi dapat tumbuh maksimal. Proses pembubunan dapat dilakukan ketika tanaman berusia 2 – 2,5 bulan.

5. Pemanenan

Usia panen ganyong ini bergantung pada ketinggian area tempat, pada daerah yang tinggi serta memiliki intesitas hujan yang cukup tinggi usia panennya akan sedikit lama dibandingkan di tanaman pada dataran rendah.

Untuk dataran rendah usia siap panen dapat dikerjakan ketika tanaman berusia 6-8 bulan untuk umbi rebus, kalau guna diambil tepung ataupun patinya saja, ketika panen lebih baik dilakukan saat berusia 12 bulan sebab ketika itu pati yang terkandung mencapai angka puncaknya.

Budidaya Ganyong juga bisa dilakukan dalam polybag sehingga tidak memerlukan lahan yang luas. Jika anda membutuhkan polybag silahkan call/sms/wa 085233925564 – 087702821277 – 081232584950 . Harga polybag terupdate dan termurah silahkan cek DISINI.

Selasa, 13 Juni 2017

4 Cara Termudah Budidaya Pala, Supaya Panen Melimpah Ruah!



Pala termasuk tanaman pohon dan berasal dari kepulauan di Indonesia yakni Banda, Maluku. Dikarenakan nilai jualnya yang menggiurkan sebagai bahan rempah-rempah, buah serta biji pala sudah menjadi kamunitas perdagangan terpenting sejak pada masa kerajan Romawi. Banyak juga orang-orang yang ingin membudidayakanya guna di jual untuk mendapatkan keuntungan hasilnya yang lumayan tinggi.

Tahapan Cara Budidaya Pala Secara Praktis & Mudah

1) Persiapan Lahan
Langkah ini bisa dimulai dengan mengolah lahan lebih dulu yakni melakukan pembersihan semak belukar, rumput berkayu, serta membersihkan sisa tanaman yang ada, dan juga mengemburkan serta meratakan tanah, pada tahap pengolahan tanah bisa Anda lalkukan dengan cangkul maupun mesin bajak.

*Baca juga Panduan Langkah Budidaya Seledri Paling Jitu, Agar Panen Melimpah!

Pengolahan tanah disamakan dengan luas area tanam serta dana guna pembudidayaan, maka pendanaan modal bisa dikeluarkan dengan bijak serta tepat.

2) Penanaman Tanaman
Proses persiapan tanam disarankan mengerjakan pada waktu memasuki musim hujan, faktor ini guna menjamin tersedianya air pada area tanam, setelah itu langkah berikutnya yaitu membuat lubang tanam berukuran panjang, lebar, serta ketinggian yakni (40 x 40 x 40 cm) maupun (60 x 60 x 60 cm) memakai jarak tanam (9 x 10 m) serta angka populasi benih bibit pala 111 bibit per hektar.

Penanaman bibit dikerjakan dengan menyiapkan bibit pala yang sudah berumur 1-2 tahun menuju lahan tanam, masukkan 1 bibit pala di depan lubang secara keseluruhan, diteruskan dengan membuka plastik polybag lalu meletakkannya tepat pada lubang tanam sampai batas leher akar, kemudian tutup lagi dengan tanah serta padatkan.

3) Pemeliharaan & Perawatan
- Penyulaman
Kerjakan penyulaman pada tanaman yang mati pada lahan tanam dan diganti dengan yang baru, penyulaman dikerjakan kurang lebih 2 minggu sesudah masa tanam.

- Penyiangan
Sesudah masa tanam lakukan langkah penyulaman secara rutin, dimulai dengan membasmi gulmaserta rumput liar yang ada di area lahan dan disekeliling bibit pala.

- Pemupukan
Pemupukan diberikan sesudah proses penyiangan selesai. Jenis pupuk yang dipakai pada tanaman ini seperti jenis pupuk organik, kandang kambing, ayam, sapi, serta kompos dan juga anorganik maupun pupuk kimia yakni Urea,SP-36 serta Kcl.

4) Pemanenan & Pasca Panen
Pemanenan dikerjakan jika pala sudah matang dengan menunjukan adanya warna buah yang merekah serta bijinya berwarna hitam serta pula biasanya sudah berumur 7-8 tahun.

*Butuh plastik pertanian seperti : polybag, paranet, plastik UV, plastik mulsa, dll Hub. 081232584950 | 087702821277 | 085233925564.
- Dapatkan Info Harga Terupdate Semua Produk Lim Corporation

Cara memanennya dikerjakan dengan cara dipetik, tetapi ini dikerjakan jika pohon tidak terlalu tinggi, namun kalau ketinggian pohon mencapai 10-15 meter maka pemanenan dikerjakan memakai galah dari bambu. Pala dikumpulkan pada 1 wadah lalu dimasukkan ke karung guna dibelah serta dikering guna hasil biji pala yang berkualitas baik.

Rabu, 07 Juni 2017

Panduan Langkah Budidaya Seledri Paling Jitu, Agar Panen Melimpah!


Seledri ialah sayuran daun serta tanaman obat yang umumnya dipakai untuk bumbu masakan. Negara lain seperti China, Jepang, serta Korea memanfaatkan bagian tangkai daun untuk dijadikan bahan makanan. Di Indonesia sendiri, seledri disebarluaskan oleh penjajah Belanda serta dipakai daunnya guna menyedapkan sup maupun untuk lalapan. Pemakaian seledri terlengkap ialah di negara Eropa : buah, daun, tangkai daun, dan juga umbinya dimanfaatkan keseluruhan.

Persiapan Awal

Sudah disebut sebelumnya, terdapat 2 macam cara budidaya seledri yaitu menggunakan cara perbanyakan oleh biji (generatif) ataupun perbanyakan oleh anakan (vegetatif). Guna menentukan yang mana, Anda perlu mengerti lebih dulu keperluan atau tujuan penanaman seledri tersebut.

Kalau Anda ingin budidaya seledri memakai skala besar serta komersial, jadi lakukanlah cara perbanyakan generatif. Sama halnya dengan skala kecil, semisal menanam daun seledri pada polybag ataupun pot, lebih gampang guna mengerjakan perbanyakan dengan vegetatif ataupun dari anakan.
*Baca juga Dapatkan Keuntungan yang Berlipat Ganda dari Tanam Jahe Merah di Polybag!!

Pembibitan Seledri

Langkah pada tahapan ini seledri kembali berurusan menggunakan 2 cara pembibitan tadi. Disebabkan Anda bakal menerapkan pembibitan secara vegetatif, jadi pastikan Anda telah mempunyai seledri sendiri sebelum-sebelumnya guna diambil anakan dari seledri tersebut yang selanjutnya akal ditanam pada polybag ataupun pot yang telah disediakan.

Kalau ternyata Anda tidak punya, jadi apa salahnya kalau menerapkan pembibitan secara generatif lebih dahulu.

Penanaman Seledri

Langkah dan cara menanam seledri sesudah mengerjakan tahap persemaian benih ialah pindahkan bibit ke dalam polybag maupun pot yang dipergunakan untuk tempat tanam. Sebelum menggerjakan itu, Anda wajib mengerjakan beberapa persiapan lain seperti berikut : Sediakan polybag berukuran sedang (40 x 50 cm).

-Isikan polybag menggunakan media tanam. Media tanam tertata dan tersusun dari campuran tanah, lalu arang sekam, serta pupuk kompos memakai perbandingan 1:1:1.
-Sesudah dicampukan, ayak lebih dulu hasil dari campuran tadi.
-Copot/cabut bibit dari baki semai dan siram sedikit air supaya gampang dicabut, kerjakan secara hati-hati serta perlahan.
-Bikin lubang di media tanam pada polybag sekitar 3 cm, berikutnya letakkan bibit serta timbun kembali menggunakan media tanam.

Perawatan Seledri

Sesudah bibit dipindah serta ditanam di polybag, selanjutnya Anda cuma butuh mengerjakan langkah perawatan intensif dengan menerapkan penyiraman seledri tiap pagi serta sore. Tujuannya guna melindungi kelembaban pada media tanam tanaman seledri. Janganlah berlebihan ketika menyiram tanaman supaya tak becek serta melindungi dari akar busuk.

Penyiraman dengan rajin bisa Anda terapkan tiap hari selama 1 minggu awal sesudah bibit dipindah dari area persemaian. Sesudah itu, Anda hanya menyiram seledri cukup 3x dalam seminggu dan menyesuaikan dengan kondisi cuaca. Jika kemarau, cukup 3x seminggu. Kalau musim penghujan, selaraskan dengan kadar kelembaban pada media tanam serta pindahkan tumbuhan ke tempat yang tak kena air hujan langsung.
*Anda sedang mencari-cari plastik pertanian?? Bisa Anda dpatkan info harga terupdatenya DISINI

Pemanenan Seledri

Sesudah perlindungan dan perawatan rutin dikerjakan, dalam waktu sekitar 2-3 minggu umumnya seledri telah dapat dipanen. Langkah budidaya seledri dengan polybag memang tak membuahkan hasil seledri dalam jumlah yang banyak, tetapi setidaknya Anda dapat mengonsumsi sendiri buat keluarga maupun tetangga di rumah.

Ciri spesifik seledri yang siap panen ialah nampak pada daunnya yang jadi rimbun. Langkah memanennya tak terlalu sulit, yakni Anda cuma butuh memangkas bagian dasar atau pangkal utama pada batang seledri, serta bukan pada anakannya. Seledri yang telah dipetik dapat dipanen beberapa kali menggunakan jarak yakni sekitar 1-2 minggu sesudah panen pada seledri sebelumnya.

Jumat, 26 Mei 2017

Dapatkan Keuntungan yang Berlipat Ganda dari Tanam Jahe Merah di Polybag!!


Yukk.. Mari Menanam Jahe Merah di Polybag!!
Salah satu petani jahe merah, mengujarkan menanam jahe merah dengan wadah karung atau polybag tidak ribet dan tidak memakan tempat besar namun hasilnya bisa tinggi. Misalnya jika menggunakan tanah di kebun, hasil yang didapat untuk sekali panen hanya 1-3 kg, sementara di dalam Karung bisa lebih dari 10 kg.

Manfaat lainnya, waktu tanam menggunakan wadah karung atau polybag lebih singkat, hanya 8-10 bulan. Sementara di dalam lahan kebun harus lebih dari satu tahun. Selain itu, lahan di kebun kurang bagus jika terus-terusan ditanam jahe, kualitas tanah akan berkurang, panas, dan unsur haranya habis.

Manfaat menggunakan karung atau polybag simpel. Dia memberikan perkiraan pengeluaran dan hasilnya, misalnya untuk satu karung diisi cukup dengan satu tunas dengan harga bibit kisaran Rp.1.000 hingga Rp.1.500 Dalam waktu 8 hingga 10 bulan atau paling lama 1 tahunan, bisa menghasilkan rata-rata 10 kg/Karung dan 5 Kg/Polybag “manfaatnya bisa dihitung sendiri, harga per kilogram jahe yang cukup tinggi dikalikan dengan jumlah karung yang tersedia.

*Baca juga Polybag, Media Tanam Terpraktis

Unsur yang Memungkinkan Budidaya Jahe Merah Menguntungkan
Mari kita urai beberapa yang mungkin akan menjadi unsur menguntungkan atau mendukung keberhasilan budidaya jahe merah :

1. Permintaan terhadap Jahe Merah masih cukup tinggi, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri.
2. Tanaman Jahe bisa tumbuh pada ketinggian 0 – 2.000 m.dpl. sehingga cakupan tempat budidaya relatif luas.
3. mekanisme budidaya relatif mudah, dengan menggunakan wadah tanam di dalam polybag ataupun karung bisa dilakukan
4. Harga jual jahe merah menurut perkembangan pasar saat ini nilai ekonomi olahan lebih tinggi dibanding harga jahe mentah.
5. Belum begitu banyak yang melakukan budidaya jahe.
6. Biaya yang harus dikeluarkan relatif rendah. Kita hanya perlu menyiapkan polybag atau karung, tanah, pupuk, dan bibit serta biaya pemeliharaan yang tidak begitu besar, apalagi bila dilakukan oleh kita sendiri.

>Persiapan Bibit.
Bahan bibit diambil dari kebun, dipilih dari tanaman yang sudah tua, berumur 12 bulan ke atas dan pilih fisiknya besar, warnanya cerah, sehat dan tidak terluka/lecet alias mulus abis. Setelah diseleksi, rimpang jahe di jemur tidak sampai kering, kemudian simpan dalam suhu ruang sekitar 1 – 1,5 bulan.

>Perlakuan Bibit.
Rimpang jahe simpanan di ambil setelah itu patahkan/potong dengan tangan, setiap potong memiliki 3-5 mata tunas setelah itu di jemur 1 hari. Keesokan harinya, potongan tersebut dimasukkan wadah/keranjang yang berlobang/karung goni lalu dicelupkan dalam larutan fungisida dan zat pengatur tumbuh sekitar 1-2 menit, kemudian keringkan.
Persiapan bedeng semai dan penyemaian bibit.
Lahan bedengan bersihkan dari gulma dan ratakan, bagian dasar ditabur abu/sekam/gergajian setebal 5-10 cm. di atasnya beri lampisan tanah dan pasir halus/ladu tebal sekitar 5 cm lalu bibit taruh berjajar merata di atasnya. Kemudian ditutup dengan ladu. Pasang bambu di plengkung tinggi 40 cm kemudian tutup plastik. Penyemaian ini berguna buat berkecambah/tumbuh jadi serempak. Di persemaian kurang lebih sampai berumur 3 – 5 minggu siap tanam.

>Wadah Tanam.
Siapkan pupuk kandang, pasir halus, sekam bakar/abu, tanah, khusus untuk pemberian dolomit dan NPK: 1% dari semua campuran dan MOL (stater mikroba) setelah itu campur/aduk merata tutup dengan plastik, setiap pagi selama 7 – 15 hari wadah tanam aduk-aduk jangan lupa setelah selesai tutup plastik kembali. Setelah itu wadah siap digunakan
*Info harga polybag terupdate bisa dilihat DISINI

>Penanaman
Sediakan polybag plastik hitam ukuran 60 x 60 cm atau karung , kemudian di tekuk melebar masukkan wadah tanam yang telah disiapkan tanah campur kompos atau pupuk kandang.. seleksi bibit dipersemaian pilih yang sehat dan bongsor, dengan cara di congkel setelah itu tanam. Kemudian ditata rapi dalam bedengan. di atas bedengan pasang paranet tinggi 1.5 m guna peneduh/mengurangi terik dan curah hujan.

>Perawatan
Perawatan yang dilakukan untuk penanaman jahe terbilang sederhana dan tidak ribet. Pembenihan dengan penyiraman dilakukan setiap 2 – 3 minggu dan dengan waktu yang sama siram air di campur pupuk organik wadah tanamnya pun bila ada hama dan penyakit segera di semprot insektisida atau fungisida organik. Setiap 25 hari sejak umur pertumbuhan tambahkan wadah tanam setinggi 10 cm dan bersihkan gulma di sekitar tanaman.
Pemanenan rimpang jahe merah dengan kualitas terbaik, didapat ketika masuk usia 10 bulan keatas. Dengan cara sobek bagian tepi hingga tanah keluar, lalu pegang batang tanaman dan goyang-goyangkan pelan hingga tanah yang menempel di rimpang luruh. Pisahkan rimpang utama yang baik/super dengan rimpang pocelan, untuk menghindari penurunan kualitas jangan memotong memakai pisau atau benda logam, cukup pakai tangan dengan lembut.

*Jangan lewatkan Cara Budidaya Buah Kelengkeng Agar Lebat Berbuah

>Pemanenan
Pemanenan rimpang jahe merah dengan kualitas terbaik, didapat ketika masuk usia 10 bulan keatas  supaya jahe matang tua sempurna. Dengan cara sobek bagian tepi hingga tanah keluar, lalu pegang batang tanaman dan goyang-goyangkan pelan hingga tanah yang menempel di rimpang luruh. Pisahkan rimpang utama yang baik/super dengan rimpang pocelan, untuk menghindari penurunan kualitas jangan memotong memakai pisau atau benda logam, cukup pakai tangan dengan lembut.

Cara Budidaya Buah Kelengkeng Agar Lebat Berbuah


Buah kelengkeng merupakan salah satu jenis buah yang memiliki cara budidaya cukup mudah. Buah yang satu ini cocok jika ditanam di sebuah tempat yang bertipe basah dan memiliki musim kering yang berlangsung selama kurang lebih 4 bulan. Bagi petani yang ingin mengetahui teknik budidaya kelengkeng yang tepat, sebaiknya mereka juga memperhatikan ukuran dari air tanah dan juga curah hujan yang dimiliki oleh media penanaman buah kelengkeng ini. Air tanah yang harus disediakan adalah air tanah yang berukuran 50 hingga 200 cm. Kemudian curah hujan yang dimilikinya juga adalah 1500 hingga 3000 mm per tahinnya.

Mengenal Varietas Klengkeng Manis
Dibeberapa dataran tinggi, banyak dijumpai varietas lengkeng manis yang dikembangkan secara komersil sebagai salah satu objek budidaya petani buah yang rata – rata selalu berhasil panen besar tiap tahunnya, adalah : lengkeng manis Kopyor dan lengkeng manis Batu, sedangkan di dataran rendah banyak dikembangkan tanaman lengkeng manis dari jenis Pingpong, Diamond River dan Itoh.

# Baca juga Cara Benar Budidaya Pepaya Madu

Kelebihan dari masing – masing varietas tersebut adalah daya adaptasi yang luas dan memiliki umur yang genjah, dari cangkokan atau sambung pucuk bisa berbuah sekitar usia 8 – 12 bulan sedangkan dari biji dapat berbuah ketika pohon lengkeng manis memasuki umur 2 – 3 tahun.

Cara Budidaya Tanaman Kelengkeng
1. Penanaman
Penanaman kelengkeng harus di di lakukan musim hujan ,  dengan kedalam tanah yang idealnya antara 60 x 60 x 60 atau 100 x 100 x 60 cm sesuai dengan ukuran bibit yang akan di tanam , jarak antara tanam yaitu antara 6 x 6 meter.

Add caption
2. Pemupukan
Pupuk yang di gunakan yaitu pupuk buatan atau kimia juga bisa , tapi saya akan menjelaskan denagn pupuk buatan seperti pupuk urea antara 100 – 300 gr , TSP 400 – 1000 kg dan pupuk KCL 100 – 300 gr . pupuk ini di berikan selam selang 3 bulan . selain itu tambah kan pupuk yang sangat lah bagus untuk tanaman yaitu POC NASA  , HARMONIK , SUPERNASA , DAN POWERNUTRITION . Campurkan terlebih dahulu poc nasa , harmonik dan supernasa dalam satu wadah dengan ukuran 1 tutup botol atau 15 – 20 liter air . sedangkan powernutrition akan di berikan setelah tanaman kelengkeng berbuah.

3. Penyiraman
Penyiraman ini di lakukan 2 hari sekali secara teratur agar pertumbuhan semakin berkembang.

4. Pemangkasan
Pelaksanaan pemangkasan dimulai ketika tanaman lengkeng manis masih muda dan pokok batang baru hanya mencapai ketinggian 160 – 225 cm.
Pemangkasan dilakukan pada batang utama yang sudah mencapai ketinggian 150 – 175 cm dari permukaan tanah dan lakukanlah pada awal musim hujan. Pada awal musim hujan selanjutnya, cabang sebelumnya yang terpilih untuk dipangkas, pangkas lagi hingga tersisa 30 – 40 cm, atau kira – kira 2/3 panjang cabang utama. Pelaksanaan pemangkasan dilakukan tiga kali.Pada saat pemangkasan ketiga, biarkan dua cabang utama tetap utuh untuk tumbuh. Pada umumnya dikenal 2 jenis pemangkasan yaitu pangkas pemeliharaan dan pangkas peremajaan.

# Jangan lewatkan Jual Polybag Pembibitan Murah

Pangkas pemeliharaan merupakan pemangkasan tanaman lengkeng manis yang belum berbuah dan biasa dilakukan pada awal musim hujan.
Dua minggu sebelum melakukan pemangkasan, biasanya para petani melakukan pemupukan agar pertumbuhan tanaman sehat.

Bagian yang dipangkas adalah cabang – cabang air yang tumbuh liar, rusak atau sakit, tumbuh bersinggungan dengan cabang lain, tumbuh membalik ke arah dalam, dan tumbuh ke arah bawah. Pangkas peremajaan merupakan pemangkasan yang dilakukan pada tanaman yang berusia tua dimana cabang atau rantingnya kurang subur, tidak segar, dan produksinya menurun.
Pemangkasan peremajaan biasa dilakukan pada awal musim hujan dan dua minggu sebelumnya tetap dilakukan pemupukan. Pemangkasan jenis ini dilakukan hingga pada ujung cabang sekunder. Pemangkasan dilakukan sekali saja karena jika lebih maka berpengaruh buruk terhadap pembuahan yaitu hasilnya menurun.

5. Masa Panen
Musim panen terjadi awal bulan januari – febuari antara 300 – 600 kg per pohon .masa panen buah kelengkeng ini buahnya tidak bisa diperam tetapi matang di pohon . peralatan untuk pemanenan yaitu alat potong sperti gunting atau pisau , tanda- tanda buah matang berwarna kecoklatan gelap licin dan mengeluarkan aroma.

Jumat, 19 Mei 2017

Jangan Biarkan Hama Ini Menyerang Buah Tin Anda!!

Tanaman buah Tin adalah sejenis tumbuhan penghasil buah-buahan yang bias dimakan yang berasal dari Asia Barat. Buahnya bernama  “Tin" yang berasal dari bahasa Arab, yang juga dikenal dengan nama buah ara atau pohon ara sedangkan dalam bahasa Inggris disebut fig dengan pengartian sebagai pohon ara umum, sebenarnya masi hmasuk satu kerabat dengan pohon beringin dari genus yang sama, yaitu Ficus.Tanaman ini tumbuh di daerah Asia Barat, mulai dari pantai Balkan hingga Afganistan. Saat ini tanaman ini sudah dibudidayakan di Australia, Cile, Argentina, serta  Amerika Serikat. Habitatnya berupa pohon, besar dan bias tumbuh hingga 10m dengan batang lunak dengan warna abu-abu. Memiliki daun  yang sangat besar dan berlekuk dalam, 3 atau 5 cuping.


Bunga tin tidak tampak karena terlindung oleh dasar bunga yang menutup sehingga dikira buah. Penyerbukan yang  terjadi pada buah tanaman tin tidak jauh berbeda dengan penyerbukan yang dilakukan oleh serangga pada jenis tanaman Ficuslainnya. Yang disebut buah sebetulnya adalah dasar bunga  yang membentuk bulatan.Tipe ini khas untuk semua anggot a suku ara-araan. Tanaman buah tin ini memiliki ukuran buah dengan panjang tiga hingga lima cm, dengan warna hijau. Beberapa kultivar berubah warna menjadi ungu jika sudah masak. Getah yang dikeluarkan pohon ini bias mengiritasikulit. Buah tin bias dimakan segar, dikeringkan, atau bahkan bisa juga dibuat selai. Buah yang dipetik harus segera dimanfaatkan karena mudah rusak. Di Bengali buah tin diolah sebagai sayuran.

Hama Tanaman Buah Tin
Akhir-akhir ini kumbang sempat menggegerkan petani buah tin karena larva nya bias menghabiskan banyak daun dalam waktu yang  sangat singkat. Hama ini adalah hama tanaman buah Tin. Hama ini hanya makan daun serta pucuk2 Tin. Ukurannya kecil dengan panjang rata2 6mm dan lebar 3mm. Setelah dewasa dan kimpoi, kumbang bertelur. Seekor kumbang dewa sabisa menghasilkan telur 50-100 butir. Telur yang sudah berumur 2 hari akan siap menetas. Rata2 70-80 persen telur yang di hasilkan induk kumbang akan menetas menjadi larva kumbang. Setelah menetas mereka akan memulai memakan daun tanaman buah tin. Larva inilah yang justru paling rakus dan sangat membahayakan bagi tanaman Tin.

Pencegahan dan Pembasmian,  Jika kebun kita masih kecil, bias dilakukan dengan isnpeksi setiap pagi dan sore hari. Kumbang biasanya bersembunyi di bagian bawah daun.Tangkap kumbang dengan botol atau alat lain lalu matikan.Telur-telur  yang sudah terlanjur menempel  di daun harus di musnahkan. Begitu pula dengan larva-larva yang sudah menetas. Larva dewasa yang akan berubah menjadi kumbang akan jatuh ketanah dan masuk kedalam tanah. Setelah itu berubah menjadi kepompong yang menetaskembali menjadi kumbang. Larva kumbang aktif di pagi - sore hari. Pada malam hari mereka akan berkumpul di satu titik sehingga Lebih mudah untuk membasminya. Tanaman yang sudah tinggi bias menggunakan pestisida. Hama ini bukan hama musiman. Selama masih ada induk kumbang  yang hidup dan ada tanaman Tin yang di makan, maka hama ini tidak akan hilang.

*Jangan lewatkan update info harga polybag dari kami, selengkapnya bisa Anda klik DISINI

1. Siput Hama Pohon Tin
Hama ini hanya aktif pada saat dimalam hari. Untuk membasmi kita bias menggunakan moluscasidae atau secara mekanis.

2. Ulat Hama Pohon Tin
Hama  ulat ini menyerang dengan menggerek batang sehingga membentuk terowongan dalam batang. Alternatif lain untuk mengatasi kumbang itu ialah dengan agen hayati, yakni Beauveriabassiana plus zat perekat. Zat perekat itu semacam cairan yg merekatkan pestisida kedaun sehingga tetap melekat di daun, meski hujan mengguyur tanaman. Petani bisa menyemprotkan pestisida alami secara berkala. 

Namun, aplikasi itu menambah biaya operasional. Ia mengingatkan, hama itu selalu datang & pergi tanpa bisa ditebak waktunya.

Minggu, 07 Mei 2017

Jangan Salah! Budidaya Kurma di Indonesia Ternyata Fakta, Begini Cara Menanamnya!



Kurma merupakan makanan pokok penting di Timur Tengah selama beribu-ribu tahun. Pohon Kurma dipercayai berasal dari sekitaran Teluk Persia serta sudah dikembangbiakkan sejak zaman abad kuno, diperkirakan sudah ada pada awal yakni 4000 SM. Negara Mesir Kuno memakai buah ini guna dijadikan minuman anggur kurma serta mengonsumsinya ketika masa panen.

Jangan Lupa Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat Bayam, Sayur Kesukaan "Popeye"

Ketika zaman berikutnya, masyarakat negara Arab menyebarkan kurma di Selatan serta Barat Daya Asia, bagian utara Afrika, Italia, serta Spanyol.

Sebab perbandingan suhu yang amat menonjol antara suhu di Indonesia dengan Timur Tengah, jadi haru dibutuhkan perlakuan yang khusus ketika membudidayakan buah kurma ini. Perlakuan serta pemeliharaan khusus ataupun beberapa aspek penting yang wajib dilihat dengan jelih ketika budidaya kurma di Indonesia supaya memperoleh buah kurma, antara lain yakni :

- Tahapan Saat Menanam Buah Kurma Supaya Bisa Berbuah

1. Pakailah kultivar kurma yang berasal dari Jenis yang bisa berkembang baik di wilayah Indonesia. Karena dari jumlah puluhan kultivar kurma yang ada, tak seluruhnya pas guna dibudidayakan di wilayah Indonesia. Jenis kultivar kurma yang bisa dibudidaykan di Indonesia serta bisa membuahkan hasil ialah : ajwa, lulu, amir, serta nabi.

2.Pada tiap 25 batang pohon kurma jenis betina, wajib ditanami salah satu pohon kurma yang jantan.

3. Pakailah bibit kurma betina yang berasal dari tumbuhan induk yang bermutu serta memiliki kualitas baik.

4. Saat pohon kurma telah beranjak dewasa serta siap dikawinkan, segera kerjakan langkah penyerbukan buatan menggunakan cara mengikatkan bunga jantan serta bunga betina dengan cara merontokkan serbuk sari si jantan kepada si bunga betina.

Baca Juga : Terapkan Langkah Penting Ini, Ketika Budidaya Pepaya Madu!

5. Ketika pohon kurma berbuah, berilah kebutuhan gizi yang lumayan dengan cara pengaplikasian pupuk, sistem drainase atau pengairan yang cukup pas dan menjauhakan dari serangan burung serta lalat.

6. Kerjakan penjarangan dengan cara memotong buah yang agak kecil serta meninggalkan buah yang cukup besar, supaya buah yang memiliki ukuran besar bisa berkembang dengan sempurna serta bagus dan jadi makin besar.

Dengan menjalankan langkah atau tahapan budidaya kurma diatas, jadi diharap buah kurma yang dibudidayakan bisa berkembang serta tumbuh dengan baik. Diharp juga membuahkan hasil buah dengan kualitas dan mutu yang layak jual, walaupun pohon kurma itu dikembangbiakkan di wilayah Nusantara (Indonesia).