Jual Polybag Murah

Rabu, 22 Maret 2017

Budidaya 3 Tanaman Ini Bisa Dapat Banyak Uang! Benarkah?


Dalam pertanian, budidaya merupakan kegiatan terencana pemeliharaan sumber daya hayati yang dilakukan pada suatu areal lahan untuk diambil manfaat/hasil panennya. Kegiatan budidaya dapat dianggap sebagai inti dari usaha tani. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, budidaya adalah usaha yg bermanfaat dan memberi hasil.

Usaha budidaya tanaman mengandalkan penggunaan tanah atau media lainnya di suatu lahan untuk membesarkan tanaman dan lalu memanen bagiannya yang bernilai ekonomi. Bagian ini dapat berupa biji, buah/bulir, daun, bunga, batang, tunas, serta semua bagian lain yang bernilai ekonomi. Kegiatan budidaya tanaman yang dilakukan dengan media tanah dikenal pula sebagai bercocok tanam.

"Kira-kira biar cepat kaya, saya harus budidaya apa ya?"
Pertanyaan di atas akan dijawab pada artikel berikut, tanpa basi-basi langsung simak ya..
Inilah Daftar 3 Tanaman Yang Bisa Bikin Cepat Kaya!

1. Jamur

Jamur merupakan sumber serat, vitamin C, antioksidan serta senyawa pelawan kanker.

Sistem tanam: berbeda dari tanaman-tanaman yang disebutkan di sini, sebaiknya tanam jamur dalam baglog, yaitu media tanam yang berbahan dasar serbuk gergaji.

Sistem panen: Baglog jamur bisa dipanen 5-8 kali, bila perawatannya baik.

2. Jeruk Mandarin

Buah yang kecil dan manis ini merupakan sumber antioksidan, kalsium, fosfor, magnesium, serta serat.

Sistem tanam: beli bibit pohon jeruk mandarin yang banyak dijual toko-toko benih dan bibit. Pohon ini dapat tumbuh dengan baik dalam pot yang luas dengan drainase yang baik, serta tanah yang subur. Selain itu, pohon ini juga memerlukan penyinaran yang bagus. Siram secara teratur.

Sistem panen: segera panen jika warna buah sudah oranye. Putar dengan hati-hati dan tarik buah dari pohon.

3. Lemon

Lemon mengandung vitamin C dan antioksidan, yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, mengurangi peradangan, dan melawan beberapa jenis kanker.

Sistem tanam: beli pohon lemon usia 2-3 tahun. Pilih pot yang agak besar dari akar pohon lemon, pastikan memiliki beberapa lubang di bagian bawah. Selain tanah, isi pot dengan batu guna melancarkan peredaran udara. Tempatkan tanaman di daerah yang akan menerima delapan sampai 12 jam sinar matahari setiap hari. Siram secara teratur.

Sistem panen: Biasanya, lemon akan matang dalam waktu 6-9 bulan.

Sumber : 

Minggu, 26 Februari 2017

Polybag,Media Tanam Terpraktis

Dalam bidang pertanian, dan pembudidayaan tanaman, polybag ini bukanlah hal yang baru karena polybag biasa digunakan sebagai tempat untuk tanaman. Polybag merupakan plastik yang berbentuk segiempat dan berwarna hitam, putih, maupun transparan dan biasanya sering digunakan sebagai tempat atau wadah tanaman sesuai dengan fungsi dan kebutuhannya. Manfaat dari polybag ini juga sangatlah banyak diantaranya adalah :

Harganya lebih murah
Untuk menggunakan polybag sebagai wadah untuk menanam memang lebih murah karena jika kita menggunakan pot maka akan lebih mahal. Mengingat harga satuan dari pot juga sekarang lumayan menguras kantong, apalagi jika kita membelinya dengan jumlah yang cukup banyak. 

Perawatannya lebih mudah
Dalam hal perawatan yang lebih mudah dalam menggunakan polybag yaitu kita bisa dengan mudah untuk mengontrol tanaman-tanaman tersebut apalagi perawatan dari serangga, hama, dan lainnya. 
Dapat dibudidayakan tanpa mengenal musim dan waktu
Dapat dibudidayakan tanpa mengenal musim dan waktu maksudnya adalah kita tetap bisa mengontrolnya bahkan di musim hujan atau panas sekalipun. Namun hal ini bergantung pada lahan.


Menghindari tanaman dari banjir
Menghindari tanaman dari banjir, maksudnya apa? Menanam menggunakan polybag, sangat menguntungkan karena jika suatu saat terjadi banjir, kita dengan mudah mengamankannya karena polybag kecil, ringan dan mudah dibawa-bawa dibandingkan jika menanam di pot yang besar ataupun menanam di lahan. Maka akan rusak terkena banjir pastinya.
Dapat mengatur sendiri nutrisi dan berapa tanah yang akan dibutuhkan
Dengan menggunakan polybag kita juga bisa mengatur berapa banyak tanah yang akan digunakan maupun campuran pupuk dan nutrisi untuk tanamannya.

Polybag juga bisa mempercantik pekarangan rumah kalian, kalian bisa menanam berbagai jenis tanaman seperti sayur-sayuran, bunga, ataupun tanaman obat. 
Fungsi dari polybag adalah:
- Memudahkan dalam merawat tanaman
- Menghemat lahan
- Mudah dipindahkan
- Menghemat penggunaan pupuk dan air 
- Memudahkan dalam menyeleksi bibit tanaman yang akan ditanam

Polybag berwarna hitam
Polybag berwana hitam ini berfungsi untuk melindungi akar tanaman dari sinar matahari, karena jika terkena matahari langsung akan merusak tanaman yang ditanam pada polybag.

Polybag berwarna putih
Polybag berwarna putih ini berfungsi untuk memudahkan pengecekan akar tanaman. Namun polybag putih ini sifatnya hanya sementara, jika akarnya sudah tumbuh maka tetap akan dipindahkan kedalam polybag yang berwarna hitam.
# Dapatkan info tentang polybag terlengkap klik DISINI.

Untuk pabrik polybag di Indonesia sudah sangat banyak bahkan di kota kota besar pun juga sudah dibangun pabrik polybag itu sendiri, polybag juga dijual di pasar pasar tradisional. Sedangkan untuk harganya dijual sangat bermacam macam, berikut daftar harga polybag:
Berikut beberapa harga polybag per kilonya :

Harga polybag 1 kg : Rp 30.000 / kg
Harga polybag 2 kg : Rp 29.000 / kg
Harga polybag 3 kg : Rp 28.000 / kg
Harga polybag 4 kg : Rp 27.000 / kg
Harga polybag 5 kg : Rp 26.000 / kg 
Harga polybag 6 hingga 25 kg : Rp 25.000 / kg
Harga polybag 25 hingga 100 kg : Rp 24.000 / kg
Harga polybag 101 hingga 250 kg : Rp 23.000 / kg
Harga polybag diatas 250 kg : Rp 22.000 / kg

Namun harga diatas bisa berubah ubah sesuai dengan toko yang menjualnya ataupun menyesuaikan dengan permintaan di pasaran. Dapatkan harga polybag termurah klik DISINI.

Rabu, 25 Januari 2017

Mengenal Macam-macam Ukuran Polybag

Polybag merupakan plastik yang berbentuk segiempat dan biasanya memiliki warna hitam, putih, dan transparan. Polybag ini biasanya digunakan sebagai wadah atau tempat untuk menanam tanaman.  Polybag juga sangat beragam ukurannya. Biasanya ukuran polybag menyesuaikan dengan tanaman apa yang ingin ditanam. Ada yang berukuran kecil yang biasanya digunakan untuk pembibitan, ada juga yang berukuran besar biasanya digunakan untuk menanam tanaman yang sudah hamper berbuah. Dalam menentukan ukuran polybag, hal yang harus kita perhatikan adalah bentuk akar dari tanaman, perkembangan tanaman yang akan kita tanam kemungkinan akan tumbuh ataupun tidak, dan lahan untuk bercocok tanamnya.
# Dapatkan info pertanian dan perkebunan terupdate silahkan klik DISINI.

Berikut beberapa jenis ukuran polybag dan juga manfaatnya, diantaranya adalah:
-Polybag berukuran 8 x 9 cm 
Polybag ini biasanya berfungsi untuk menyemai biji sayur-sayuran sebagai contohnya adalah untuk menyemai biji cabe, bayam, terong, paprika, dan lain lain.

-Polybag berukuran 10 x 15 cm
Polybag ini merupakan ukuran polybag yang sangat baik untuk digunakan sebagai pembibitan tanaman. Lebih tepatnya adalah tanaman sengon. Tanaman sengon adalah salah satu tanaman yang baik ditanam di perkebunan milik warga. Dengan berbisnis menjual bibit sengon, dijamin akan sangat menguntungkan.
#Baca juga Bertanam Cabai dalam polybag,kenapa tidak ?

-Polybag berukuran 12 x 17 cm
Polybag ini biasanya digunakan ketika bibit tanaman yang kita tanam sudah mulai tumbuh.

-Polybag berukuran 17.5 x 40 cm
Polybag ini biasanya banyak digunakan oleh sebagian besar orang untuk menanam tanaman sayur-sayuran di pekarangan rumah. Karena ukuran polybag ini sangatlah tepat, tidak terlalu besar maupun tidak terlalu kecil.

-Polybag berukuran 40 x 50 cm 
Polybag ini biasanya digunakan untuk melakukan budidaya jahe namun tidak memiliki lahan yang luas. Cara pemeliharaanya juga tidaklah sulit karena kita hanya cukup menyiramnya dan memberikan pupuk secara teratur. Hal yang harus diperhatikan adalah kita tidak boleh terlalu menyiramnya juga karena hal ini akan membuat tanaman cepat mati dan juga membusuk.


Fungsi dan kegunaan polybag
Berikut ini beberapa fungsi dan kegunaan dari polybag:
- Memudahkan dalam merawat tanaman
- Menghemat lahan
- Mudah dipindahkan
- Menghemat penggunaan pupuk dan air
- Memudahkan dalam menyeleksi bibit tanaman yang akan ditanam
- Polybag berwarna hitam
Polybag berwana hitam ini berfungsi untuk melindungi akar tanaman dari sinar matahari, karena jika terkena matahari langsung akan merusak tanaman yang ditanam pada polybag.
- Polybag berwarna putih
Polybag berwarna putih ini berfungsi untuk memudahkan pengecekan akar tanaman. Namun polybag putih ini sifatnya hanya sementara, jika akarnya sudah tumbuh maka tetap akan dipindahkan kedalam polybag yang berwarna hitam.
# Baca juga Polybag dan kebutuhan rumah tangga.

Macam macam Tanaman yang Bisa Digunakan untuk Budidaya dengan Polybag
Beberapa tanaman yang bisa dibudidayakan dengan polybag contohnya adalah cabe, jahe, kangkung, seledri, selada, dan sayur sayuran yang lain. Dalam memelihara tanaman pada polybag, hal yang harus selalu diperhatikan adalah rajin untuk menyiramnya dan juga pemupukannya.

Pada intinya adalah jika kita ingin membudidayakan tanaman dengan menggunakan polybag sebagai wadahnya, maka sebaiknya menggunakan polybag yang berukuran besar. Hal ini bertujuan agar tanaman yang ditanam mendapatkan makanan yang sesuai dengan kebutuhannya. Selain memperhatikan ukuran polybag, hal lain yang harus diperhatikan adalah kualitas polybag yang digunakan. Untuk mendapatkan polybag kini tidaklah sulit karena polybag memang dijual di banyak toko tanaman maupun di pasar pasar tradisional.
# Untuk info harga polybag terupdate silahkan klik DISINI.

Selasa, 17 Januari 2017

Musim Hujan Bukan Halauan Untuk Bertanam Cabe

Bertanam cabe di musim hujan membutuhkan tehnik budidaya yang lebih intensif dibanding bila kita menanam cabe pada musim kemarau. Cabe sendiri termasuk juga tanaman yg tidak tahan kekeringan, namun juga tak tahan pada genangan air. Air dibutuhkan dalam jumlah yang cukup, tak terlalu berlebih atau kekurangan. Untuk menghadapi supaya tanaman cabe tak terancam tidak berhasil akibat keunggulan air pada musim hujan, banyak hal yang butuh di perhatikan diantaranya :


1. Perbaikan saluran pembuangan air. Supaya air tak digenangi di sekitaran pertanaman cabe ketika musim hujan, jadi saluran pembuangan air butuh diperbaiki, hingga air bisa mengalir dengan lancar. Saluran pembuangan air yg tidak lancar dapat juga menyebabkan mengembangnya hama serta penyakit tanaman cabe.

2. Pembuatan bedengan tanaman yang lebih tinggi. Pada musim kemarau tinggi bedengan umumnya cukup s/d 50 cm, tetapi ketika musim hujan bedengan tanaman butuh di buat lebih tinggi. Tinggi bedengan bisa di buat jadi 60 – 70 cm. Hal semacam ini ditujukan untuk kurangi kelembapan tanah akibat banyak air di musim hujan.

3. Penyusunan jarak tanam yang lebih lebar. Petani yang telah memiliki pengalaman pada musim hujan, umumnya mengatur jarak tanam jadi 60 x 70 cm dengan pola zig-zag/segitiga. Dengan jarak tanam yang lebar sinar matahari bisa leluasa masuk ke sekitaran tanaman cabe, hingga kelembapan hawa yang tinggi bisa dikurangi. Walau jumlah populasi tanaman cabe jadi menyusut, tetapi bisa memudahkan pemeliharaan tanaman serta memberi iklim mikro yang tambah baik.
#Baca juga  Bertanam Sayuran Organik dalam Polybag.

4. Pemakaian mulsa plastik hitam perak. Untuk mengontrol kelembapan tanah dan kurangi penyebaran penyakit lantaran percikan tanah yang terserang hujan jadi diusahakan lewat pemakaian mulsa plastik hitam perak.

5. Pemantauan perubahan OPT dengan cara intensif. Perubahan OPT baik hama ataupun penyakit amat cepat pada musim hujan lantaran cuaca yang mensupport perubahannya. Oleh karenanya susunlah pemantauan perubahan OPT ini mulai sejak awal untuk menghadapi serta mengatur OPT dengan cara intensif terpadu.

6. Pembersihan sekitaran areal pertanaman dari rerumputan liar, gulma atau tanaman lainya yang dapat jadi inang/tempat hidup sesaat untuk hama/penyakit.

7. Memakai pestisida dengan bahan perekat serta perata untuk mengatur hama/penyakit. Pemakaian bahan perekat serta perata seperti Agristic yang digabungkan dengan pestisida mengakibatkan pemakaian pestisida lebih efektif lantaran tak gampang tercuci oleh air hujan dengan intensitas tinggi. Untuk pemakaian bahan perekat perata yang lain bisa digunakan dengan referensi petugas tehnis atau penyuluh pertanian setempat.
# Baca juga 3 Jenis Polybag Tanaman Paling Unggul.

8. Memakai naungan plastik/paranet sebagai pelindung tanaman. Untuk kurangi terpaan air hujan dengan intensitas tinggi, anda dapat memakai naungan plastik atau paranet. Pemakaian naungan plastik dapat berupa tempat tinggal plastik simpel (green house) ataupun berupa naungan memanjang selama bedengan tanaman. Dalam soal pemakaian naungan plastik/paranet ini sudah pasti terlebih dulu anda mesti mempertimbangkan terlebih dulu untung rugi dari sisi pembiayaanya.

Demikianlah sedikit panduan cara bertanam cabai agar berhasil panen dengan hasil yang melimpah, semoga bermanfaat.......
# Dapatkan info pertanian dan perkebunan terupdate dan terlengkap klik DISINI.


Sabtu, 14 Januari 2017

Mudah dan Praktis Menanam Daun Sirih dengan Polybag

Daun herbal yang sudah terkenal khasiatnya ini dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit. Saat ini daun sirih sudah dijadikan sebagai salah satu tanaman obat keluarga yang semestinya bisa di tanam disekitar lingkungan anda untuk keperluan banyak orang. 

Mengingat belum banyak yang mengerti tentang cara menanam daun sirih, maka kali ini seputarpertanian akan menjelaskan kepada para pembaca setia tentang cara menanam daun sirih sendiri. Sebenarnya menanam daun sirih bukan lah hal sulit apa lagi jika kita mengenal manfaat dan sirih, pasti kita ingin langsung menanamnya.

Pada umumnya daun sirih sering dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan herbal manusia antara lain untuk mengobati radang tenggorokan, penyakit pernapasan seperti asma, obat sakit gigi, penghilang bau mulut dan ketiak, obat keputihan dan masih banyak lagi. Manfaat dan Khasiat daun sirih selengkapnya akan kami bahas pada perjumapaan lain kali. Oke langsung inilah beberapa cara menanam daun sirih yang benar dan tepat.


Cara Menanam Daun Sirih
Karena manfaat daun sirih yang begitu banyak , maka sangatlah menguntungkan jika menanam daun sirih dipekarangan rumah. Saat ini sudah banyak orang yang menanam tanaman herbal di sekitar pekarangan rumahnya yang bertujuan untuk dipergunakan ketika ada keluarga dan kerabat yang membutuhkannya. 

Daun sirih memang banyak digunakan dalam pengobatan herbal. Daun sirih merupakan bagian utama yang dimanfaatkan dari tanaman tersebut. Teknik menanamnya pun tidaklah rumit. Langkah pertama yaitu mempersiapkan media tanam yang cocok untuk digunakan sebagai media tanam sirih. Gunakan campuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 2:2:1 dan gunakan pot sebagai tempat media tanamnya. Sebaiknya gunakan pot yang sudah terdapat lubang di bagian bawahnya untuk memudahkan penyiraman nantinya agar air tidak menggenang pada media tanam karena dapat menyebabkan akar tanaman menjadi busuk.

Untuk menanam daun sirih anda dapat menggunakan bibit hasil stek dari indukan yang baik. Apabila anda melakukan stek sendiri, sebaiknya pilihlah bagian batang yang sudah tua. Setelah sudah anda pastikan batang tuanya maka anda dapat langsung memotong batang tersebut lalu direndam kedalam air bersih selama kurang lebih 15 menit.

Tancapkan batang stek pada media tanam polybag.  Untuk perawatan tanaman sebaiknya siram tanaman sirih sebanyak dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Letakan tanaman pada tempat yang memiliki kelembaban sekitar 60-70% dan tidak langsung terkena sinar matahari. Setelah tanaman berumur 1 bulan, pasanglah ajir tanaman karena daun sirih merupakan tanaman merambat yang membutuhkan penopang ketika tumbuh. 

Bagi anda yang memiliki pekarangan yang sempit anda bisa gunakan polybag tanaman sebagai solusinya.
# Untuk info harga polybag terupdate silahkan klik DISINI.
# Dapatkan info pertanian dan perkebunan terupdate dan terlengkap silahkan klik DISINI.

Jumat, 06 Januari 2017

Cara Tepat Menanam Buah Pir


Buah pir merupakan buah yang juga menjadi favorit dikalangan masyarakat, buah ini memiliki karakter yang hampir sama dengan buah melon dan semangka yakni memiliki rasa manis yang menyegarkan dan memiliki kandungan air yang melegakan tenggorokan. Perbedaannya adalah buah pir mengandung antioksidan yang berperan dalam meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh. Buah yang berasal dari daerah beriklim tropis ini memiliki 30 spesies dari genus Pyrus. 

Permintaan buah pir sama halnya dengan permintaan buah lainnya yang cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Namun karena buah pir menghendaki kondisi iklim sedang yakni hanya dapat hidup pada suhu 240C di siang hari dan 140C pada malam hari menjadikan buah pir mengahadapi tatangan fatal terkait iklim di Indonesia yang mengenal 2 musim setiap tahunnya. Adanya ketidakcoocokan iklim menjadikan hasil produksi yang didapatkan tidak maksimal baik secara rasa amaupun jumlah. Daerah di Indonesia yang masih dapat melakukan penanaman buah Pir secara optimal adalah daerah Malang dan Nusa Tenggara Timur.

Tertarikkah anda untuk mulai melakukan budidaya buah pir? Jika iya, maka sebaiknya anda membaca artikel ini sampai habis. Selanjutnya untuk syarat tumbuh buah lemon sendiri adalah sebagai berikut :

1.Hanya bisa dikembangkan di dataran tinggi yakni hanya bisa tumbuh sampai pada dataran tinggi diatas 1.000 mdpl.
2.Menghendaki suhu 240C di siang hari dan 140C pada malam hari
3.Tanah subur yang berkondisi baik dan kering dan mendapatkan pancaran sinar matahari secara penuh di tempat sirkulasi udara
4.Area pertanaman harus bersih dari rerumputan dan gulma

Adapun langkah budidaya pada buah pir adalah tidak jauh berbeda dengan buah Apel.
 1.Penanaman
Sebelum menanam bibit, lahan harus disipkan terlebih dahulu, dibersihkan dari rerumputan dan gulma kemudian setelah bersih divampur dengan pupuk kandang, perbandingan yang digunakan adalah satu ember untuk satu lahan bibit, setelah itu bibit disiram dengan air secukupnya. Pada musim hujan, penyiraman tidak perlu dilakukan setiap hari.

2.Pemupukan
Pemupukan sebaiknya dilakukan dalam interval sekitar satu bulan. Pupuk yang digunakan bisa memakai pupuk kandang ataupun pupukNPK. Jika pupuk NPK cukup dua sendok makan.

3.Penyiangan
Penyiangan penting dilakukan agar nutrisis yang diserap oleh buah Pir masuk secara maksimal dan tidak terbagi dengan tanaman kompetitif disekitarnya baik rumput maupun gulma.

4.Pemangkasan
Pengkaslah cabang yang tidak beraturan, saling tumpang tinidih yang sekiranya menghalangi intensitas sinar matahari masuk dengan sempurna terhadap buah Pir. Biasanya dan umumnya dipertahankan hanya 3 cabang saja.

5.Pencegahan Hama 
Dengan maksud menjaga hasil produksi agar buah Pir selalu dalam kualitas terbaik, dianjurkan untuk membungkus buah dengan plastik pada tangkainya sehingga buah Pir dapat terhindar dari serangan hama dan pemangsa seperti kelelawar.

6.Penyemprotan
Penyemprotan pestisida dalam rangka pengendalian hama biasakan dilakukan setiap 2 minggu sekali setelah usia tanaman mencapai 1 tahun.

7.Panen
Masa pemanenan buah pir dilakukan ketika buah pir tampak besar dan dewasa. Buah Pir matang pada suhu kamar untuk kualitas terbaik. Di Indonesia panen buah pir dari hasil budidaya Pir biasanya dilakukan pada bulan September-Oktober. Buah Pir yang dihasilkan juga memiliki karakteristik yang tidak terlalu baik. Buah Pir yang dihasilkan memiliki ukuran yang relatif kecil dan rasa yang dihasilkan tidak semanis buah pir yang diusahakan pada iklim sedang. Buah Pir sendiri tidak mengenal musim sehingga bisa dipanen sepanjang tahun dengan catatan bahwa udidaya yang dilakukan menggunakan teknik tanam tertentu yang memungkinkan bisa panen sepanjang tahun.

Masih terkendalanya masalah iklim untuk buah Pir di Indonesia menjadikan anda harus cermat dalam memilih lokasi pembudidayaan buah Pir ini, agar hasil yang didaptkan bisa maksimal baik secara kualitas maupun kuantitas. Untuk menunjang keberhasilan budidaya buah Pir ini, anda harus selalu memantau informasi terbarukan terkait cara budidaya buah Pir yang efektif dan efisien. 

Selamat mencoba mempraktekkan budidaya buah Pir, sukses selalu.

Senin, 26 Desember 2016

Cara Tepat Budidaya Buah Alpukat Asal Meksiko di Iklim Indonesia

Tanaman alpukat merupakan tanaman buah berupa pohon dgn nama alpuket (Jawa Barat), alpokat (Jawa Timur/Jawa Tengah), boah pokat, jamboo pokat (Batak), advokat, jamboo mentega, jamboo pooan, pookat (Lampung) & lain-lain. Tanaman alpukat berasal dari dataran rendah/tinggi Amerika Tengah dan diperkirakan masuk ke Indonesia pada abad ke-18. Secara resmi antara tahun 1920-1930 Indonesia telah mengintroduksi 20 varietas alpukat dari Amerika Tengah & Amerika Serikat untuk memperoleh varietas-varietas unggul guna meningkatkan kesehatan & gizi masyarakat, khususnya di daerah dataran tinggi.
Nama apokat atau avokad (dari bahasa Inggris, avocado) berasal dari bahasa Aztek, ahuacatl (dibaca kira-kira "awakatl").

Suku Aztek berada di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Karena itu, buah ini pada awalnya dikenal di daerah tersebut. Pohon, dengan batang mencapai tinggi 20 m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 cm. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter.

Klasifikasi lengkap tanaman alpukat adalah sebagai berikut:
Divisi : Spermatophyta
Anak divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Bangsa : Ranales
Keluarga : Lauraceae
Marga : Persea
Varietas : Persea americana Mill

1.Pembibitan tanaman.
Tanaman diperbanyak dengan okulasi atau sambung pucuk. Bibit dapat disambung pada umur 1-8 bulan. Perbanyakan dengan biji hanya untuk batang bawah. Budidaya tanaman: Bibit okulasi (sambungan) ditanam pada jarak 12 m x 12 m. Ukuran lubang tanam 60 cm x 60 cm x 40 cm. Pupuk kandang yang diberikan 30 kg/lubang. Pupuk buatan berupa campuran 25-1000 g urea, 25-1000 g TSP, dan 25-800 g KCl per pohon diberikan tiga bulan sekali. Dosis pemberian pupuk meningkat sesuai dengan umur tanaman. Sebaiknya dalam satu areal ditanam dua tipe alpukat. Sekurangkurangnya 5-10% dari jumlah bibit yang ditanam berasal dari tipe lain sebagai sumber tepung sari (pejantan). Untuk memudahkan perawatan, dianjurkan penanaman dilakukan menjelang musim hujan.

2.Pemeliharaan Alpukat
Pemangkasan hanya dilakukan untuk pembentukan pohon (pemotongan batang pokok). Tanaman alpukat dari bibit okulasi mulai berbunga pada umur 5-6 tahun, sedangkan dari bibit biji pada umur 9-12 tahun.

3.Hama dan Penyakit Alpukat
Hama yang sering menyerang tanaman alpukat adalah ulat daun Sania insularis dan penggerek cabang Rhynchites lauraceae Voth. Adakalanya lalat buah menyerang buah muda dan penggerek batang menggerek ujung-ujung cabang hingga ujung cabang menjadi kering. Penyakit yang sering menyerang tanaman alpukat adalah busuk akar Phytophthora cinnamomi yang dapat diatasi dengan siraman larutan Benlate 0,3% atau karbol 10-50%. Penyakit dapat menular melalui bibit yang digunakan atau alat-alat pertanian.

Penyakit busuk buah Colletotrichum gloeosporiodes menyerang buah, terutama yang disimpan pada suhu panas dan lembap. Cendawan Phytophthora menyerang bila suhu tanah antara 13-23° C. Infus dengan fungisida melalui batang biasanya dapat mengatasi serangan penyakit busuk akar. Serangan hama-hama di atas dapat diatasi dengan semprotan atau infus larutan insektisida (Tamaron 200 LC atau Curacron 500 EC).

4.Panen dan Pasca Panen
Buah alpukat dipanen setelah tua benar. Tandanya, kulit buah sudah tampak buram dan bila buah digoyang akan berbunyi. Buah dipetik dengan menggunakan jaring agar tidak jatuh ke tanah. Buah yang terbentur akan memar dan tidak matang sempurna. Buah yang telah tua akan matang 2-3 hari setelah dipetik. Buah yang jatuh/memar akan mudah terserang penyakit busuk buah (kecokelatan) dan rasanya pahit.

5. Manfaat tanaman buah alpukat.
Bagian tanaman alpukat yg banyak dimanfaatkan adalah buahnya sebagai makanan buah segar. Selain itu pemanfaatan daging buah alpukat yg biasa dilakukan masyarakat Eropa adalah digunakan sebagai bahan pangan yg diolah dlm berbagai masakan. Manfaat lain dari daging buah alpukat adalah untuk bahan dasar kosmetik. Bagian lain yg dapat dimanfaatkan adalah daunnya yg muda sebagai obat tradisional (obat batu ginjal, rematik). Jadi mudahkan untuk budidaya buah alpukat dan yang pastinya manfaanya banyak.


Lim corporation menyediakan polybag untuk pembibitan alpukat dll, dengan ukuran sesuai dengan permintaan. Klik DISINI untuk info harga polybag terupdate. Customer service : 085233925564 | 081232584950 | 087702821277