Jual Polybag Murah

Rabu, 09 Agustus 2017

Begini 5 Cara Benar Budidaya Pohon Jati, Yang Kabarnya Bisa Bikin Cepat Kaya!

Jati ialah sejenis tanaman pohon yang merupakan penghasil kayu berkualitas tinggi. Pohonnya besar, memiliki bentuk batang lurus, bisa tumbuh hingga ketinggian 30-40 m. Mempunyai daun yang besar, yang mungkin bisa luruh pada musim kemarau. Pohon jati memanglah sudah sangat populer di dunia karena kualitasnya, dengan populasi yang begitu banyak, tak heran juga kalau pohon jati memiliki harga jual yang amatlah mahal. Nama ilmiahnya pohon jati ialah Tectona grandis L.f.

1. Pembibitan

Ketika proses pembibitan ataupun pembenihan secara sendiri maka pakailah benih bunga jati yang sudah kering yang berjatuhan pada tempat sekitar pohon jati. Anda dapat menentukan dan memilih biji pohon jati yang memang bermutu baik, cirinya ialah berwarna kulit sudah menguning serta kering, pula ukurannya besar, bentuknya bulat, padat dan juga tidak mengkerut serta tidak keadaan cacat. Anda dapat mengeluarkan biji-biji itu dari bagian bunganya, sebelum proses semai perlu direndam lebih dulu di air selama 3-4 jam.
*Baca juga Pemilihan Wadah Penanaman yang Tepat Pakai Polybag/Koker!!

Anda dapat menyemaikan pada lahan persemaian yang sudah dicampurkan pupuk kandang serta tanah dengan perbandingan 1:1. Selanjutnya dimasukkan ke media tanam tadi menuju polybag untuk disemai. Lalu benamkan benih dikedalaman sekitar 5cm pada media tanam selanjutnya timbun kembali menggunakan media pada atasnya. Ketika sudah 47 hari, umumnya bakal muncul bibit-bibit kecil. Anda juga dapat menjaganya supaya bibit tersebut dapat berkembang secara baik.

2. Lahan Tanam

Untuk persiapan area lahan sendiri dapat dengan cara menaburkan sebagian pupuk kandang maupun kompos di lahan tanam dengan banyak komposisi sekitar 2 ton tiap hektar. Serta pemberian nutrisi bila perlu, dapat dikerjakan saat usia sekitar 3-4 minggu, waktu tepatnya sebelum dikerjakan pengolahan tanah lewat pencangkulan serta pembajakan. Tujuannya adalah agar tanah semakin gembur serta nutrisi banyak yang terkandung pada dasar dalamnya. Anda pun dapat membikin lubang yang berjarak kira-kira 2,5×2,5 meter yang ukuran lubangnya sekitar 30x30x30cm. Selanjutnya diamkan tanah selama 2-3 minggu.

3. Penanaman Benih

Kini Anda dapat melepaskan sebagian dari bagian persemaian pada kantong plastik yang tadi, selanjutnya ditempatkan bibit ke dalam lubang tanam. Posisi tanam diusahakan dalam keadaan yang tegak kemudian ditempatkan dengan berhati-hati agar akarnya tak mengalami sedikit kerusakan. Lalu tutuplah kembali lubang dengan tanah lalu padatkan tanah pada lahan area sekelilingnya secara perlahan saja agar tumbuhannya tidak gampang roboh. Sirami lagi tanaman agar tingkat kelembaban pada tanah juga selalu terjaga baik.

4. Pemeliharaan Tanaman

Pada proses pemeliharaan benih yang dikerjakan yakni antara lain : penyulaman, biasanya dikerjakan guna tumbuhan yang lau dan mati saat tanam. Kemudian pemupukan serta penyiangan, umumnya dikerjakan saat pohon jati pada awal masa tanam sampai usia 5 tahun selanjutnya dikerjakan guna sekali tiap 3 bulan. Sesudah itu, proses pemangkasan dikerjakan agar bagian batang utama jati dapat tumbuh secara optimal serta lurus lewat penebangan pada ranting tanaman.
*Info harga polybag terupdate bisa Anda klik DISINI

5. Masa Panen

Masa pemanenan pohon jati umumnya setelah tanaman berumur sekitar 12-15 tahun. Tetapi guna dipanen sendiri lebih baik Anda samakan berdasarkan dengan keperluan Anda. Kalau Anda ingin hasil panen jati Anda dimanfaatkan untuk bahan bangunan jadi umumnya masa panen terbaik ialah saat pohon jati sudah berumur kira-kira 20 tahun.

Kamis, 27 Juli 2017

Pemilihan Wadah Penanaman yang Tepat Pakai Polybag/Koker!!



Polybag/Koker sebagai pengganti pot berfungsi sebagai wadah media tanaman. Polybag/Koker dipilih dibandingkan pot karena harganya yang lebih murah, namun tanpa mengurangi fungsi atau kegunaan dari pot itu sendiri. Sehingga dengan biaya yang sama, dengan Polybag/Koker kita bisa menanam tanaman lebih banyak dibandingkan memanfaatkan pot.

Penggunaan Polybag/Koker juga dapat menghemat kebutuhan lahan. Tak perlu lahan terbuka yang luas, pekarangan rumah, teras rumah, atap, pagar, bahkan pinggiran kolam pun dapat kita tanami. Ini karena media tanaman berupa tanah ditempatkan di dalam wadah Polybag/Koker jadi mudah dipindah tempatkan dan di manapun tempat yang kita inginkan.
*Baca juga Terapkan Cara Ini Ketika Ingin Budidaya Garut, Jika Ingin Panen Melimpah!

Setiap tanaman hortikultura berumur pendek dapat ditanam dengan memanfaatkan Polybag/Koker. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah dan mengurangi biaya perawatan. Karena gulma akan lebih terkontrol dan juga dapat dipindahkan dengan cara yang sangat mudah. Dengan Polybag/Koker, pemupukan akan lebih terkonsentrasi ke tanaman karena biasanya dalam satu Polybag/Koker ditanami satu tanaman. Dengan demikian bertanam memanfaatkan Polybag/Koker adalah alternatif solutif agribisnis buah atau sayuran.

memanfaatkan Polybag/Koker juga sangat membantu pada pertanian organik. Apalagi jika Anda memiliki green house sendiri yang dapat menghalau segala serangan hama. Jauh lebih murah, Tak perlu pestisida dan bahan kimia lainnya.

Beberapa faktor memanfaatkan Polybag/Koker sebagai wadah tanam seperti:
- Harga lebih murah dibandingkan pot,
- Tahan lAma karena terbuat dari plastik polyethilen, tebal dan kuat.
- Bentuk seragam karena kesalahan ukuran dan bentuk hasil cetak sangat minim,
- Tahan karat,
- Ringan,
- Tak cepat kotor,
- Mudah dibersihkan,
- Variasi ukuran banyak pilihan,
- Mudah dipindahkan,
- Mudah dalam perwatan
- Mudah diperoleh.

Polybag/Koker juga sangat membantu dari drainase. Ketika penyiraman atau terkena air hujan, air Tak akan tergenang dipermukaan tanah melainkan langsung terserap tanah dan air berlebih langsung keluar lewat lubang-lubang kecil di bawah Polybag/Koker. Aerasi juga baik, sebagaimana kita ketahui akar tanaman pun membutuhkan oksigen untuk bernafas begitu juga dengan organisme tanah, lubang aerasi mampu mensirkulasikan udara bebas dari lingkungan ke sistem perakaran dan tanah sehingga tanah menjadi subur dan akar mendapat cukup oksigen. Anti erosi berubahnya struktur tanah, karena tanah ditampung di dalam wadah sehingga Tak terjadi erosi, kesuburan dan struktur tanah tetap terjaga, berbeda dengan di lahan terbuka yang kemungkinan erosinya tinggi.

Penentuan ukuran Polybag/Koker yang cocok untuk pertumbuhan tanaman diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam penggunaan media dan nutrisi. Pilihlah ukuran Polybag/Koker sesuai dengan jenis tanaman dan lama masa tanam. Jika tanaman yang ditanam memiliki luasan tumbuh akar kecil maka gunakanlah lebar Polybag/Koker 10 cm sampai 20 cm, kondisi seperti biasaya pada tanaman sayuran dan pembibitan tanaman keras untuk masa tanam jangka pendek. Berbeda halnya dengan tanaman keras berakar tunggang dengan sebaran akar luas dan penanaman tanaman bibit dengan masa tanam jangka panjang, gunakanlah ukuran Polybag/Koker yang lebih besar dari 20 cm karena sebaran akar akan lebih luas dan membutuhkan ruang yang cukup besar agar pertumbuhannya optimal. Biasanya pada tanaman hias jenis pepohonan dan masa pembibitan lanjutan.

Penentuan kualitas Polybag/Koker juga perlu diperhatikan. Polybag/Koker yang dijual digolongkan kedalam 3 kategori kualitas yakni:
> Polybag/Koker original alias asli yang dapat bertahan hingga 24 bulan pemakaian (bisa lebih lama).
> Polybag/Koker kw super yang dapat bertahan hingga 12 bulan pemakaian (bisa lebih lama).
> Polybag/Koker kw biasa yang dapat bertahan hingga 6 bulan pemakaian (bisa lebih lama).

#Untuk mengetahui info harga terupdate silahkan klik DISINI

Pilihlah kualitas di atas disesuaikan dengan masa penanaman. Seperti tanaman sayuran biasanya memanfaatkan Polybag/Koker kw biasa, pembibitan tanaman keras tahap awal memanfaatkan Polybag/Koker kw biasa, dan pembibitan tanaman keras tahap lanjutan memanfaatkan Polybag/Koker kw super dan Polybag/Koker original.

Nah mulai dari sekarang, anda Tak perlu ragu memanfaatkan Polybag/Koker sebagai wadah media tanam anda. Berbagai kelebihan Polybag/Koker dapat anda rasakan. Halaman rumah anda tentu akan lebih indah jika ditanami berbagai tanaman yang indah dan bermanfaat bukan?. Bibit tanaman keras kebun anda pun akan tumbuh dengan baik dan siap mendatangkan keuntungan bagi anda baik sekarang maupun masa yang akan dating. Segera beralih ke Polybag/Koker dan pesan sekarang juga.

Senin, 17 Juli 2017

Terapkan Cara Ini Ketika Ingin Budidaya Garut, Jika Ingin Panen Melimpah!



Garut ialah tanaman yang berbentuk terna dan menghasilkan umbi yang bisa dikonsumsi. Garut belum menjadi sumber pangan, tetapi sering ditanam di halaman di daerah pedesaan untuk cadangan makanan ketika musim paceklik melanda.

- Cara Mudah Budidaya Tanaman Garut
1. Penentuan bibit
Tanaman ini bisa diperbanyak secara vegetatif, dengan memakai bagian pangkal rhizoma maupun tunas umbi untuk bibit benih yang memiliki panjang sekitar 4-7 cm. Bibit yang dipakai haruslah bibit dengan kondisi yang sehat, tak kurus, serta kebal terhadap penyakit.

2. Pengelolahan Tanah
Tanaman garut memerlukan keadaan tanah yang cukup gembur, jadi umbi bisa tumbuh dan berkambang secara leluasa.

3. Proses Penanaman
Untuk cara bertanaman garut bisa Anda kerjakan ketika awal musim penghujan. Bibit benih ditanam di tugal-tugal memakai kedalaman sekitar 10 cm lalu lubang ditutupi kembali menggunakan tanah.
*Baca juga Panduan Lengkap & Praktis Cara Budidaya Sirsak

4. Proses Pemupukan
Supaya dapat tumbuh dengan keadaan subur, harus dikerjakan pemberian pupuk organik ataupun anorganik. Bagi pupuk organik bisa dikasih sekitar 25-30 ton/ha, serta urea 350-400 kg/ha, SP-36 200-300 kg/ha, dan KCl 100-350 kg/ha. Langkah pemupukan dapat dilakukan 2 proses, pertama selaras dengan proses penanaman serta yang kedua yakni ketika tanaman akan berbunga.

5. Perawatan & Pemeliharaan
Proses penyiangan harus dikerjakan, hanya saja ketika tanaman berbunga tidak perlu. Jangan lupa juga untuk mengerjakan langkah pembubunan.

6. Hama & Penyakit
Untuk hama yang kadang muncul serta butuh ditangani secara cepat ialah ulat penggulung daun. Karena hama ini menyebabkan gangguan pada tanaman yang cukup serius, namun jangan takut sebab hama ini bisa dibasmi menggunakan sebuah larutan yang memiliki kandungan arsanik.

Kalau untuk penyakit yang kadang menyerang ialah penyakit akar yang umumnya menjangkit pada tanaman di wilayah lembab dengan curah hujan yang tinggi serta sistem pengairan yang kurang baik.
*Jangan lewatkan info terupdate mengenai plastik mulsa, silahkan klik DISINI

7. Pemanenan
Pada bagian umbi bisa dipanen saat berumur 10-12 bulan dengan ciri-ciri adanya daun yang sudah mulai menguning.

8. Pasca Panen
Untuk Anda yang sudah memanen hasil tanaman garut, umbi garut bisa dimanfaatkan menjadi tepung serta pati.

- Lainnya Tentang Tanaman Garut
Kegunaan & Manfaat
Untuk sumber zat karbohidrat serta bisa dipergunakan untuk bahan pembuatan kue, kripik, dodol, mie keringes krim, makanan guna pendamping ASI.

Kandungan Gizi
Pada kandungan zat karbohidrat serta zat besi pada tepung garut, memiliki tingakatan lebih tinggi daripada tepung terigu serta beras dengan isi kandungan lemak yang paling rendah.

Rabu, 12 Juli 2017

Budidaya Buah Kelengkeng Dengan Media Pot atau Polybag

Buah Kelengkeng (Lengkeng) ialah tanaman buah-buahan yang berasal dari daratan Asia Tenggara dengan nama ilmiah Dimocarpus longan. Buah-buah ini terutama dimakan dalam keadaan segar. Buah lengkeng, terutama yang berdaging tebal dan besar, dikalengkan dalam sari buahnya di Thailand, Taiwan dan Tiongkok, baik ditambah gula maupun tidak. Lengkeng juga dikeringkan, untuk dijadikan bahan pembuat minuman penyegar.

Seperti halnya lerak, biji lengkeng yang mengandung saponin kadang-kadang dimanfaatkan untuk mencuci rambut. Biji, buah, daun dan bunga lengkeng juga digunakan sebagai bahan obat tradisional, terutama dalam ramuan Tiongkok. Daunnya mengandung quercetin dan quercitrin.

Kayu lengkeng dan kayu bedaro (Dimocarpus malayensis) merupakan kayu yang cukup baik untuk konstruksi ringan dalam rumah dan bahan perkakas.

Menanam kekelengkeng di pot tentu berbeda caranya dibanding menanamnya di atas tanah halaman atau kebun. Butuh trik tersendiri untuk menanam dalam pot agar tanaman tumbuh subur, meski media tanam dan haranya terbatas.
Buah kelengkeng sangat disukai oleh banyak orang karena rasanya yang manis dan juga memiliki aroma tertentu yang membuat semakin nikmat rasanya.  Daging buah kelengkeng ada yang tebal ada juga yang tipis alias lebih besar biji.  Pohon kelengkeng tergolong tidak terlalu tinggi namun memiliki daun yang lebat. Buah dari tanaman ini biasanya berada diujung ranting.

Tanaman kelengkeng yang cocok untuk tabulampot, menurut buku ini ialah jenis pohon kelengkeng dataran rendah.  Jenis kelengkeng dataran rendah ialah diamond river, pingpong, kristal, itoh, aroma duren, dan puang rai.  pemilihan bibit untuk tabulampot sebaiknya dipilih yang dikembang biakkan secara vegetatif seperti cangkok, okulasi dan sambung, dengan tujuan agar tanaman lebih cepat berbuah.

Baca Juga : Panduan Lengkap & Praktis Cara Budidaya Sirsak

Langkah-langkah menanam kelengkeng didalam pot ialah:
(1). siapkan pot plastik berdiameter 45-50 cm.  pastikan ada beberapa lubang dibagian bawahnya
(2). Letakkan kepingan genting atau bata merah setebal 5 cm di dasar pot.  tujuannya agar dapat mengalirkan air siraman
(3). masukkan campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir atau sekam mentah dengan perbandingan 1 : 2 : 1 hingga ketinggian setengah pot.  (maksudnya jika tanahnya 1 sekop, maka pupuk kandangnya 2 sekop dan pasir atau sekam mentahnya 1 sekop)
(4). Masukkan bibit pohon kelengkeng tepat ditengah pot, lalu tambahkan kembali media tanam hingga mendekati bibir pot.
(5). Siram dengan air hingga air keluar dari dasar pot.  kemudian, letakkan tanaman kelengkeng di tempat yang ternaungi atau teduh selama beberapa waktu.

sesudah tanaman kelengkeng dipindahkan dalam pot, langkah kemudian ialah perawatan harian yang meliputi penyiraman, pemupukkan, pencahayaan, atau pemangkasan apabila jika pohon sudah mulai besar dan siap berbuah.  Selain itu penggantian media tanam juga perlu dilakukan setiap setahun satu kali, hal ini bertujuan agar tanaman kelengkeng tetap produkif karena mendapatkan nutrisi dari media tanam yang baru.  Penggantian media tanam tidak seluruhnya, akan tetapi disisakan media tanam yang sebelumnya untuk ditambah dengan media tanam yang baru.

Agar Berbuah Lebat
1. Memangkas
Saat tajuk pertama muncul, disarankan untuk dipangkas agar buah yang dihasilkan bisa rindang alias tidak tinggi

2. Menyiram
Cara menyiram harus benar, karena volume media tanamnya tak banyak. Jadi, dua hari sekali harus disiram sampai airnya keluar meluber dari pot bagian bawah.

3. Pupuk
Selalu gunakan pupuk kandang, agar hasilnya lebih baik dan pohon tumbuh subur. Untuk tabulampot, setiap 3 bulan sekali (minimal 6 bulan sekali) ambil separuh tanah yang jadi media tanamnya, masukkan pupuk kandang ke dalam pot dan tutup lagi dengan sedikit tanah. Siram dengan air sampai tanah benar-benar basah.
Cara ini akan membuat daun muda cepat tumbuh, sehingga cepat berbunga. Pupuk kimia seperti NPK boleh digunakan, tapi cukup sedikit saja, sebulan sekali. Penggunaan potasium klorat yang dikenal sebagai bahan peledak juga bisa digunakan untuk merangsang pertumbuhan bunga, walaupun kelengkeng sebetulnya tetap bisa berbuah tanpa harus dirangsang. Penggunaan pupuk kimia justru membuat tanah jadi keras.

4. Perontokan
Umumnya, kelengkeng pada pembuahan pertama dagingnya kurang tebal. Ketebalan daging baru bisa dilihat sesudah kelengkeng 2-3 kali berbuah. Agar mendapatkan buah yang maksimal, rontokkan bunga yang pertama kali muncul. Sehingga, cabang akan bertambah dan bunga akan makin banyak. Bila bunga kedua sudah muncul tapi cabang belum ada, bunga bisa kembali dirontokkan.

5. Ganti Media
Masa produktif tabulampot kelengkeng ialah usia 3 – 10 tahun. Agar tetap produktif selama masa itu, setidaknya setahun sekali ganti media tanamnya agar tidak keras, atau beri pupuk kandang.

Jangan lewatkan : Harga Polybag Murah untuk Agrobisnis, Kualitas Super dan KW

6. Cangkok
Tabulampot yang sudah tinggi dan besar bisa dicangkok untuk dijadikan beberapa tanaman baru. Sehingga cabang yang tumbuh tak akan besar, karena bagian atasnya sudah dipangkas dan pohon jadi rimbun.

Senin, 03 Juli 2017

Panduan Lengkap & Praktis Cara Budidaya Sirsak


Sirsak ialah tanaman yang berasal dari wilayah Karibia, Amerika Tengah serta Amerika Selatan. Pohonnya dapat memiliki ketinggian hingga 9 meter. Di Indonesia sendiri, sirsak bisa tumbuh secara baik di ketinggian 1000 meter dari permukaan air laut. Pada daging buahnya berwarna putih serta mempunyai biji berwarna agak hitam. Buah sirsak sering dimanfaatkan guna bahan baku jus dan juga es krim.

1. Pembibitan
Bibit benihnya bisa didapat memakai 2 cara yakni dengan persemaian biji serta dengan cara mencangkok. Ketika mengerjakan penanaman Anda pula perlu memastikan jarak tanam yang cocok antar tanaman satu dengan yang lain. Jarak yang ideal yang umum guna penanaman ialah 3mx4m atau pula 4mx6m bergantung pada varietas yang ditanamkan dan ukuran lahan budidaya tersebut.
#Baca juga Budidaya Ganyong dengan Mudah di Polybag Sebagai Pengganti Nasi

2. Lahan Tanam
Lahan tanam yang bakal dipakai guna budidaya perlu di gemburkan dulu dengan dibajak sekitar 2 kali lalu bersihkan rerumputan dan sisa-sisa tanaman. Kemudian buat lubang tanam berukuran 50cmx50cmx50cm serta berikan pupuk kandang maupun kompos yang sudah masak 10-15 kg tiap lubang yang telah dicampuri tanah di tiap lubangnya.

3. Penanaman
Bibit sirsak yang telah siap guna ditanam yaitu haruslah berusia 2-3 bulan kemudian tanam di tiap lubang tanam yang sudah dibuat. Kubur bibit memakai tanah sampai dekat ujung batang kemudidan padatkan serta sirami sampai basah, namun jangan terlalu. Penanaman yang bagus dikerjakan di awal musim hujan.

4. Pemeliharaan
- Penyulaman
Lakukan penggantian tanaman yang layu/mati dengan tanaman baru. Kerjakan cuma hingga 6 minggu sesudah ditanam.
- Pengairan
Kerjakan pengairan/penyiraman sebanyak 2x sehari kalau musim kemarau tiba.
- Pemupukan
Pemupukan awal dikerjakan memakai pupuk NPK berdosis sebanyak 1000 gram yang dicampuradukkan dengan media tanam.
- Pemangkasan
Supaya tanaman berbentuk yang bagus, jadi kerjakan pemangkasaan di tunas air serta pula cabang yang berkembang tidak tertata.
- Penyiangan
Lakukan penyiangan supaya gulma dan tanaman pengacau lain tak berebut nutrisi yang diperlukan oleh sirsak.
#Info harga polybag terupdate bisa Anda klik DISINI

5. Panen
Buah sirsak lebih baik dipanen jikalau telah tua/matang sempurna. Buah tua yakni mempunyai duri yang telah bersaing jauhan serta kulit berwarna kulit yang awalnya hijau mengkilat berubah hijau kekuningan.

Minggu, 18 Juni 2017

Budidaya Ganyong dengan Mudah di Polybag Sebagai Pengganti Nasi



Anda tau Ganyong??? Ganyong ialah sejenis tanaman yang menghasilkan umbi yang lumayan terkenal, tetapi keberadaannya makin terancam sebab tak banyak masyarakat yang membudidayakan serta mengonsumsinya. Umbi ganyong ini memiliki kandungan pati, walaupun tak setara banyaknya dengan ubi jalar.

1. Waktu Tanam & Pembibitan

Langkah penanaman lebih baik dikerjakan ketika akan musim hujan. Bibit yang dipakai ialah umbi rizoma dan sudah mendekati ukuran umumnya yang mempunyai 1-2 mata tunas. Keperluan bibit yang dibutuhkan guna area seluas 1 hektar dibutuhkan sekitar 2 ton bibit.

2. Pengolahan Tanah

Guna menjaga perkembangan umbi bisa tehambat, lebih baik dikerjakan olah tanah yang dimaksudkan guna membuat tanah gembur serta memberantas sisa tumbuhan dari penanaman sebelumnya.
Pengolahan area lahan lebih baik dikerjakan ketika musim kemarau datang, sebab ketika itu ialah waktu yang baik sebab panas dapat mematikan investasi hama serta gulma yang terdapat pada lahan.
Kemudian tanah dibuatkan bedengan selebar 120 cm dan tinggnya sekitar 25-30 cm, panjangnya cuma menyelaraskan saja dengan panjang pada lahan, jarak antara bedengan berkisar 30-50 cm.
#Baca juga 4 Cara Termudah Budidaya Pala, Supaya Panen Melimpah Ruah!

3. Penanaman Tanaman

Sebelum proses tanam lebih baik bedengan dikasih pupuk kandang sekitar 20-30 ton/ha. Langkah penanaman dikerjakan memakai cara umbi bibit ditanam ke dalam lubang tanam menggunakan jarak antar lubang tanam sekitar 40 x 70 cm, yakni jarak antar tumbuhan serta jarak antara tiap barisan.

4. Perawatan & Pemeliharaan

Tumbuhan ini amat gampang pemeliharaanya daripada tanaman untuk budidaya lainnya. Ganyong tidak memerlukan air serta pupuk yang banyak, jadi sistem drainase serta pemberian pupuk dapat dioptimalkan.
Untuk memperoleh hasil yang memuaskan, ganyong hanya dikerjakan langkah pembumbunan saja supaya bentuk umbi dapat tumbuh maksimal. Proses pembubunan dapat dilakukan ketika tanaman berusia 2 – 2,5 bulan.

5. Pemanenan

Usia panen ganyong ini bergantung pada ketinggian area tempat, pada daerah yang tinggi serta memiliki intesitas hujan yang cukup tinggi usia panennya akan sedikit lama dibandingkan di tanaman pada dataran rendah.

Untuk dataran rendah usia siap panen dapat dikerjakan ketika tanaman berusia 6-8 bulan untuk umbi rebus, kalau guna diambil tepung ataupun patinya saja, ketika panen lebih baik dilakukan saat berusia 12 bulan sebab ketika itu pati yang terkandung mencapai angka puncaknya.

Budidaya Ganyong juga bisa dilakukan dalam polybag sehingga tidak memerlukan lahan yang luas. Jika anda membutuhkan polybag silahkan call/sms/wa 085233925564 – 087702821277 – 081232584950 . Harga polybag terupdate dan termurah silahkan cek DISINI.

Selasa, 13 Juni 2017

4 Cara Termudah Budidaya Pala, Supaya Panen Melimpah Ruah!



Pala termasuk tanaman pohon dan berasal dari kepulauan di Indonesia yakni Banda, Maluku. Dikarenakan nilai jualnya yang menggiurkan sebagai bahan rempah-rempah, buah serta biji pala sudah menjadi kamunitas perdagangan terpenting sejak pada masa kerajan Romawi. Banyak juga orang-orang yang ingin membudidayakanya guna di jual untuk mendapatkan keuntungan hasilnya yang lumayan tinggi.

Tahapan Cara Budidaya Pala Secara Praktis & Mudah

1) Persiapan Lahan
Langkah ini bisa dimulai dengan mengolah lahan lebih dulu yakni melakukan pembersihan semak belukar, rumput berkayu, serta membersihkan sisa tanaman yang ada, dan juga mengemburkan serta meratakan tanah, pada tahap pengolahan tanah bisa Anda lalkukan dengan cangkul maupun mesin bajak.

*Baca juga Panduan Langkah Budidaya Seledri Paling Jitu, Agar Panen Melimpah!

Pengolahan tanah disamakan dengan luas area tanam serta dana guna pembudidayaan, maka pendanaan modal bisa dikeluarkan dengan bijak serta tepat.

2) Penanaman Tanaman
Proses persiapan tanam disarankan mengerjakan pada waktu memasuki musim hujan, faktor ini guna menjamin tersedianya air pada area tanam, setelah itu langkah berikutnya yaitu membuat lubang tanam berukuran panjang, lebar, serta ketinggian yakni (40 x 40 x 40 cm) maupun (60 x 60 x 60 cm) memakai jarak tanam (9 x 10 m) serta angka populasi benih bibit pala 111 bibit per hektar.

Penanaman bibit dikerjakan dengan menyiapkan bibit pala yang sudah berumur 1-2 tahun menuju lahan tanam, masukkan 1 bibit pala di depan lubang secara keseluruhan, diteruskan dengan membuka plastik polybag lalu meletakkannya tepat pada lubang tanam sampai batas leher akar, kemudian tutup lagi dengan tanah serta padatkan.

3) Pemeliharaan & Perawatan
- Penyulaman
Kerjakan penyulaman pada tanaman yang mati pada lahan tanam dan diganti dengan yang baru, penyulaman dikerjakan kurang lebih 2 minggu sesudah masa tanam.

- Penyiangan
Sesudah masa tanam lakukan langkah penyulaman secara rutin, dimulai dengan membasmi gulmaserta rumput liar yang ada di area lahan dan disekeliling bibit pala.

- Pemupukan
Pemupukan diberikan sesudah proses penyiangan selesai. Jenis pupuk yang dipakai pada tanaman ini seperti jenis pupuk organik, kandang kambing, ayam, sapi, serta kompos dan juga anorganik maupun pupuk kimia yakni Urea,SP-36 serta Kcl.

4) Pemanenan & Pasca Panen
Pemanenan dikerjakan jika pala sudah matang dengan menunjukan adanya warna buah yang merekah serta bijinya berwarna hitam serta pula biasanya sudah berumur 7-8 tahun.

*Butuh plastik pertanian seperti : polybag, paranet, plastik UV, plastik mulsa, dll Hub. 081232584950 | 087702821277 | 085233925564.
- Dapatkan Info Harga Terupdate Semua Produk Lim Corporation

Cara memanennya dikerjakan dengan cara dipetik, tetapi ini dikerjakan jika pohon tidak terlalu tinggi, namun kalau ketinggian pohon mencapai 10-15 meter maka pemanenan dikerjakan memakai galah dari bambu. Pala dikumpulkan pada 1 wadah lalu dimasukkan ke karung guna dibelah serta dikering guna hasil biji pala yang berkualitas baik.