Jual Polybag Murah: Budidaya Tanaman di Lahan Sempit dengan Polybag

Jumat, 03 Juni 2016

Budidaya Tanaman di Lahan Sempit dengan Polybag

Polybag atau plastik persegi yang sering digunakan untuk budidaya tanaman bukanlah hal yang asing lagi bagi para petani. Pasalnya, polybag bisa dijadikan solusi bagi sebagian orang yang ingn bercocok tanam tetapi memiliki keterbatasan lahan.
Keterbatasan lahan terutama di lahan pertanian bukanlah berita baru lagi. Semakin hari banyak lahan pertanian yang mengalami pergeseran penggunaan atau alih fungsi sebagai suatu bentuk bangunan. Alih fungsi ini tentu menjadikan lahan pertanian semakin menyempit dan terbatas untuk menghasilkan produk-produk hasil pertanian. Pergeseran penggunaan ini tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor yang diantaranya adalah semakin tinggi pertumbuhan penduduk yang ditandai dengan tingginya jumlah angka kelahiran dibanding jumlah angka kematian.

Alih fungsi ini tidak hanya dipengaruhi oleh tingginya tingkat pertumbuhan penduduk belaka, gaya hidup juga mempengaruhi kasus ini. tak jarang banyak sekali lahan pertanian yang kini telah berubah wujud menjadi mall, villa, tempat tinggal maupun tempat rekreasi lainnya. Padahal, pertumbuhan penduduk yang pesat tentunya juga membutuhkan bahan pangan yang melimpah pula untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. jika hal ini terus menerus terjadi, lama-lama produk pertanian semuanya akan di impor dari luar negeri.

Sebagai negara agraris, jika sikap kita cenderung untuk selalu mengimpor produk pertanian tentunya akan mencoreng nama kita sendiri. ibarat kita mengaku sebagai orang yang nasionalis tetapi ikut upacara saja tidak mau. Untuk itu, tentunya diperlukan sebuah solusi untuk menghadapi persoalan ini. salah satunya yaitu dengan menggunakan lahan marjinal untuk keperluan budidaya tanaman.
Lahan marjinal adalah lahan kritis yang telah diusahakan pengembalian produktivitasnya atau lahan yang kurang dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat. Lahan ini biasanya kurang diminati karena dianggap kurang maksimal jika digunakan, khususnya dalam kasus pertanian. Lahan-lahan sisa pembangunan atau tepi-tepi bangunan juga merupakan salah satu dari sebagian lahan yang belum optimal penggunaannya.

Untuk itu tidak ada salahnya jika memanfaatkan lahan sempit untuk digunakan sebagai tempat dalam membudidayakan tanaman. Pembudidayaan tanaman di lahan sempit memang tidak semaksimal di lahan luas. Akan tetapi dengan menggunakan polybag sebagai media tempat tanah untuk pertumbuhan tanaman tentunya akan membantu optimalisasi pertumbuhan tanaman karena polybag memiliki berbagai keunggulan sebagai media tanam, diantaranya adalah polybag menjadikan tanaman yang dibudidayakan lebih terfokus perawatannya karena umumnya penggunaan polybag hanya pada satu tanaman. Hal ini juga tentunya akan membuat tanaman tersebut mendapatkan nutrisi yang optimal pula karena nutrisi-nutrisi tersebut hanya terfokus pada tanaman yang berada dalam polybag tersebut.

Selain bercocok tanam di polybag, banyak juga yang memilih untuk bercocok tanam dengan menggunakan pot sebagai medianya. Akan tetapi jika dilihat dari sisi ekonomi, penggunaan pot untuk bercocok tanam tentunya membutuhkan budget yang tidak sedikit. Jika dibandingkan dengan polybag tentunya polybag akan jauh lebih ekonomis dibanding jika harus membeli pot.

Selain dapat ikut andil untuk mengoptimalkan lahan sempit, penggunaan polybag sebagai media tanam juga memiliki beberapa keunggulan yang tidak bisa diperoleh dari lahan luas yakni diantaranya, dapt terbebas dari masalah banjir sehingga tanaman tidak membusuk karena terlalu banyak mendapatkan air. Nah, Selain itu dengan menanam dengan menggunakan polybag, anda dapat mempercantik tampilan rumah juga sehingga rumah lebih berwarna. Apalagi jika yang anda tanam adalah bumbu-bumbu dapur, tentunya anda akan lebih dipermudahkan lagi saat sedang memasak di dapur karena selain tinggal mengambil dari kebun sendiri, anda juga bisa menjamin kehigiensan hasil tanaman anda. Nah menarik bukan bisa bercocok tanam.
Baca Juga Keunggulan Bertanam Menggunakan Polybag.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar