Jangan Asal Pilih! Ini Akibatnya Jika Salah Menentukan Ukuran Polybag
Bagi pecinta tanaman, polybag seringkali dianggap sebagai pahlawan penyelamat lahan sempit. Harganya murah, praktis, dan mudah dipindahkan. Namun, ada satu kesalahan fatal yang sering dilakukan pemula: menganggap semua ukuran polybag itu sama fungsinya.
Baca Juga:
- Keunikan Buah Matoa, Perpaduan Manis Rambutan dan Aroma Durian
- Pohon Pule, Tanaman Ikonik Indonesia yang Bisa Tumbuh Hingga Puluhan Meter
- Langkah Demi Langkah Budidaya Melon dari Biji hingga Masa Panen
Memilih polybag bukan hanya soal yang penting muat tanah. Ukuran wadah ini adalah penentu ruang gerak akar, ketersediaan nutrisi, hingga kesehatan tanaman dalam jangka panjang. Jika Anda asal pilih, alih-alih panen melimpah, Anda justru akan menghadapi serangkaian masalah serius.
Pertumbuhan Akar yang Terhambat
Akar adalah otak dari tanaman. Jika Anda memaksa menanam tumbuhan yang bisa besar seperti cabai atau terung di polybag ukuran kecil (misalnya ukuran 15 sentimeter), akar akan cepat memenuhi ruang yang ada.
Akibatnya, akar akan mulai tumbuh melingkar dan mencekik dirinya sendiri. Fenomena ini membuat tanaman tidak bisa menyerap air dan nutrisi secara maksimal, meskipun Anda rajin memberi pupuk setiap hari.
Tanaman Menjadi Kerdil
Pernah melihat pohon tomat yang sudah berbulan-bulan tapi tingginya tetap segitu-gitu saja? Bisa jadi itu karena rumahnya terlalu sempit. Tanaman memiliki insting alami; jika ia merasa ruang akarnya terbatas, ia akan membatasi pertumbuhan batang dan daunnya agar beban hidupnya tidak terlalu berat. Tanaman yang kerdil ini biasanya punya daya tahan yang sangat lemah terhadap serangan hama.
Krisis Nutrisi dan Air
Semakin kecil ukuran polybag, semakin sedikit media tanam yang bisa ditampung. Artinya, cadangan makanan dan air di dalamnya sangat tipis. Di cuaca yang panas, tanah dalam polybag kecil akan lebih cepat kering.
Anda mungkin perlu menyiramnya tiga sampai empat kali sehari agar tanaman tidak layu. Selain itu, nutrisi dari pupuk akan lebih cepat hanyut saat penyiraman, membuat tanaman sering mengalami kekurangan gizi.
Hasil Panen Tidak Maksimal
Jangan harap mendapatkan buah yang besar dan banyak jika wadahnya tidak mendukung. Untuk tanaman buah, volume media tanam sangat berpengaruh pada produktivitas. Tanaman yang stres karena ruang sempit cenderung akan menggugurkan bunga atau menghasilkan buah yang kecil dan rasanya hambar.
Tips Memilih Ukuran yang Pas
Agar tidak salah langkah, ada aturan sederhana yang bisa diikuti. Untuk jenis sayuran daun seperti sawi, selada, atau seledri, Anda bisa menggunakan polybag ukuran 20 sampai 25 sentimeter.
Namun, untuk sayuran yang menghasilkan buah seperti cabai, tomat, dan terung, sangat disarankan menggunakan ukuran minimal 35 sampai 40 sentimeter agar akarnya leluasa. Sedangkan untuk tanaman yang tumbuh di bawah tanah seperti jahe atau kunyit, mereka butuh ruang yang lebih lebar lagi untuk perkembangan rimpangnya.
Kesimpulan
Memilih polybag yang tepat adalah investasi awal yang sangat krusial. Sebelum membeli, bayangkan seberapa besar tanaman tersebut akan tumbuh nantinya. Lebih baik mengeluarkan sedikit biaya lebih untuk polybag yang agak besar daripada membuang waktu dan tenaga merawat tanaman yang tidak akan pernah tumbuh maksimal. Ingat, tanaman yang bahagia dimulai dari wadah yang lega.

.png)
0 Response to "Jangan Asal Pilih! Ini Akibatnya Jika Salah Menentukan Ukuran Polybag"
Posting Komentar